Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Megawati Beri Bingkisan Kain Batik ke Paus Fransiskus

📅 Rabu, 20 Des 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Megawati Beri Bingkisan Kain Batik ke Paus Fransiskus Doc: ANTARA/Monang Sinaga
Ket. Presiden Kelima RI Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri pada Senin (18/12/2023) telah memberikan bingkisan berupa kain batik kepada Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus usai menggelar audensi di Istana Apostolik, Vatikan.

Jakarta - Presiden Kelima RI Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri pada Senin (18/12) telah memberikan bingkisan berupa kain batik kepada Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus usai menggelar audensi di Istana Apostolik, Vatikan.

"Oh iya memberikan batik kepada Paus Fransiskus. Saya sangat menghargai seni budaya kita," kata Megawati di sela-sela berkegiatan di Roma pada Selasa, dalam keterangan pers yang diterima ANTARA.

Dalam pertemuan itu, Megawati yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) tampak didampingi oleh Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Menkumham sekaligus Ketua DPP PDIP Yasonna Laoly, Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey dan Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Indonesia untuk Takhta Suci Vatikan, Michael Trias Kuncahyono.

Megawati menyerahkan langsung kain batik yang dibungkus dengan kotak berwarna krem kepada Paus Fransiskus. Paus pun menerima dengan sangat ramah pemberian dari Megawati itu.

Dia juga menyampaikan, pemberian batik kepada Paus Fransiskus sebagai bagian dari mengenalkan budaya Indonesia kepada dunia karena Megawati sangat menghargai karya seni dan budaya Indonesia.

Selain itu, Megawati juga menilai bahwa warisan batik perlu dipelihara dan dijaga sebab kondisi saat ini sangat mengkhawatirkan akibat masuknya budaya luar.

"Ternyata begitu banyak batik itu yang tidak terpelihara dan sangat dikhawatirkan itu akan punah. Lalu yang kedua, adalah orang-orang, karena itu adalah talenta yang luar biasa. Dan dengan berjalan-nya modernisasi, banyak anak-anak muda yang tidak menghargai, hanya tahu, 'saya pakai batik'," kata Megawati yang menambahkan tidak semua orang bisa membuat batik dan memahami cara membuatnya.

Pertemuan Paus Fransiskus dengan Megawati dan rombongan pada Senin berlangsung sangat hangat selama kurang lebih 15 menit.

Sejumlah isu pun dibicarakan saat pertemuan Paus Fransiskus dan Megawati bersama rombongan. Mulai dari isu toleransi beragama hingga kepedulian terhadap lingkungan dan alam.

Paus Fransiskus juga menitipkan pesan kepada Megawati dan rombongan, agar nilai toleransi yang ada di Indonesia terus dijalankan dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Menutup pertemuan, Paus Fransiskus juga menyerahkan dua bukunya yang terakhir yang dibubuhi dengan tanda tangan pribadi kepada Megawati dan rombongan.

Adapun, kedua buku itu yakni Buku Laudato Si dan Laudate Deum membahas bagaimana memelihara lingkungan hidup berjudul Laudato Si dan Laudate Deum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Luar Negeri
Asean Mulai Kerepotan denga...

Liga Inggris, Fulham Tak Mampu Menyamai Chelsea

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Liga Inggris, Fulham Tak Ma...

Fiorentina Tanpa Ampun Dibantai AS Roma 0-4

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Fiorentina Tanpa Ampun Diba...
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.