Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dollar Nyaris Datar di Tengah Rendahnya Jumlah Pekerjaan di AS

📅 Kamis, 07 Des 2023, 09:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dollar Nyaris Datar di Tengah Rendahnya Jumlah Pekerjaan di AS Doc: ANTARA/Bayu Pratama S
Ket. Petugas menghitung uang dollar AS di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung di Jakarta, Kamis (16/11/2023).

NEW YORK - Dollar AS nyaris datar terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (6/12) atau Kamis (7/12) pagi WIB) di tengah rendahnya jumlah pekerjaan dan meningkatnya pengajuan hipotek.

Indeks dolar yang mengukur nilai dollar terhadap enam mata uang utama lainnya menguat 0,1 persen menjadi 104,1536.

Berdasarkan laporan Automatic Data Processing (ADP), perusahaan-perusahaan AS hanya menambahkan 103.000 pekerja pada November, sedikit di bawah angka yang direvisi turun pada Oktober sebanyak 106.000 pekerja dan meleset dari estimasi Dow Jones sebesar 128.000 pekerjaan.

Gaji tahunan mengalami kenaikan sebesar 5,6 persen, yang merupakan kenaikan terkecil sejak September 2021. Individu yang berganti pekerjaan mengalami kenaikan upah sebesar 8,3 persen, yang menggambarkan perbedaan terkecil dalam gaji untuk peralihan peran sejak ADP memulai pelacakan data ini tiga tahun lalu.

Permohonan hipotek AS meningkat 2,8 persen dari pekan sebelumnya, berdasarkan data dari Survei Permohonan Hipotek Mingguan Asosiasi Bankir Hipotek (MBA) untuk minggu yang berakhir 1 Desember 2023.

Sementara itu, dikutip dari Xinhua, penjualan ritel tahunan zona euro untuk tahun ini hingga Oktober menurun lebih lanjut sebesar 1,2 persen dari bulan sebelumnya -2,9 persen.

Laporan Stabilitas Keuangan yang dikeluarkan oleh Bank of England (BoE) pada Rabu (6/12) menunjukkan tantangan yang sedang berlangsung dari ketidakseimbangan perekonomian di Inggris.

BoE menggarisbawahi bahwa meskipun sektor perbankan memiliki kapitalisasi yang baik dan tekanan inflasi menurun, namun potensi risiko tetap ada.

Pada akhir perdagangan di New York, euro turun ke 1,0769 dollar AS dari 1,0784. Pound Inggris turun ke 1,2560 dollar AS dari 1,2582 dollar AS.

Sementara itu, dollar AS mencapai 147,3640 yen Jepang, lebih tinggi dari 147,2500 yen pada sesi sebelumnya. Dollar AS turun menjadi 0,8747 franc Swiss dari 0,8754 franc Swiss.

Selanjutnya, dollar AS menguat menjadi 1,3587 dollar Kanada dari 1,3586 dollar Kanada dan dollar AS melemah menjadi 10,4735 krona Swedia dari 10,4986 krona Swedia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.