Perekonomian Dunia Sedang Terpuruk akibat Pemanasan Global
📅 Kamis, 23 Nov 2023, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SYang menambah kebingungan adalah IAM memberikan hasil yang sangat berbeda sesuai dengan desain spesifiknya dan variabel yang dipilih untuk disertakan, sehingga membuat interpretasi menjadi sulit.
Pembaruan model Nordhaus pada tahun 2023, yang dijelaskan di situs web-nya sebagai "IAM perubahan iklim yang paling banyak digunakan", memperkirakan kerusakan sebesar 3,1 persen PDB global ketika pemanasan 3 derajat Celsius tercapai.
Sebaliknya, model terbaru yang digunakan oleh Network for Greening the Financial System (NGFS), sebuah kelompok bank sentral, menghitung jalur menuju pemanasan 2,9 derajat Celsius dalam skenario "kebijakan saat ini" akan menyebabkan 8 persen dari output yang hilang akibat bencana, seperti kekeringan, gelombang panas, banjir, dan angin topan.
Finance Watch juga merujuk pada studi tahun 2020 yang dilakukan oleh Dewan Stabilitas Keuangan atau Financial Stability Board (FSB) yang didukung G20 yang mengutip perkiraan ekonom bahwa pemanasan 4 derajat Celsius dapat mengurangi sedikitnya 2,9 persen nilai rata-rata aset keuangan global pada tahun 2105.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!