Menyaksikan Pemandangan Unik Sabana Kaldera Ijen dari Kawah Wurung
📅 Sabtu, 18 Nov 2023, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoKawah Wurung kini menjadi salah satu bagian geosite di UGGp sebagai geology site. Selain geosite, taman bumi ini juga didukung dengan biology site dan culture site yang terbentang di Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi.
Bagi yang berkunjung Kawah Ijen, dan ingin memahami lebih jauh dari Kaldera Ijen secara lebih luas bisa datang ke Kawah Wurung. Dengan kendaraan bermotor dari kawasan ini hanya memakan waktu perjalanan 30 menit untuk mencapai Kawah Wurung.
Kawasan kaldera ini seperti kaldera Bromo. Perbedaannya, jika Bromo memiliki lautan pasir dengan beberapa dengan sabana di beberapa titik, di Kawah Wurung yang terlihat adalah pemandangan sabana yang luas.
Untuk sampai puncak dan berfoto di bawah tulisan di atas papan kayu berbunyi Kawah Wurung Bondowoso harus berjalan jalan kaki menaiki anak tangga yang cukup banyak. Cukup tinggi memang sehingga perlu beristirahat beberapa kali sebelum sampai.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lelah akan terbayar setelah sampai ke puncak. Pengunjung dapat memahami dengan lebih begitu luasnya Kaldera Ijen, di mana Kawah Wurung sebagai sebuah gunung berapi yang tidak aktif menjadi salah satu gunung yang berada di kawasan ini.
Sabana di sekitar kawasan Kawah Wurung akan terlihat hijau atau coklat tergantung musim apa pengunjung datang menikmatinya. Untuk yang menyukai pemandangan rumput coklat dengan nuansa gersang, pelancong bisa datang pada musim kemarau.
Kawah Wurung yang memiliki luas sekitar 1000 hektare, namun kawasan intinya hanya sekitar 100 hektare. Di atas rerumputannya bisa bisa disaksikan dari kejauhan pemandangan ternak seperti sapi dan domba yang sedang memakan rumput.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bagi yang ingin menikmati pemandangan matahari terbit (sunrise) bisa mendaki puncak Kawah Wurung pada pagi hari. Jika belum puas bisa datang pada sore hari untuk melihat pemandangan matahari tenggelam (sunset).
Di sini menyediakan kawasan untuk bermalam dengan tenda. Tidak perlu khawatir kelaparan ke kehausan karena masyarakat sekitar menjajakan aneka makanan dan minuman. Untuk beristirahat tersedia tempat duduk di bawah pohon, ada juga kamar mandi dan musala dan area parkir yang luas.
Tiket masuk ke Kawah Wurung dipatok sebesar 5.000 rupiah buka mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Ongkos parkirnya sebesar 2.000 rupiah untuk roda dua dan 4.000 rupiah untuk roda empat.
Bagi ingin bermalam di kawasan tersebut dengan mendirikan tenda dikenakan tarif sebesar 50.000 rupiah per malam. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!