Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bogor Ajak BUMD Subsidi Cabai di Pasar Murah

📅 Selasa, 14 Nov 2023, 00:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Bogor Ajak BUMD Subsidi Cabai di Pasar Murah Doc: ANTARA/HO/Pemkot Bogor
Ket. Sekda Kota Bogor, Jawa Barat Syarifah Sofiah (kesatu dari kanan) saat melihat-lihat cabai di pasar murah kelurahan Cilendek, Kecamatan Bogor Barat, Senin (13/11/2023).

Kota Bogor - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat mengajak badan usaha milik daerah (BUMD) Perumda Tirta Pakuan mensubsidi cabai merah dan cabai rawit yang sedang melambung tinggi sekitar Rp80 ribu per kilogram menjadi hanya setengahnya Rp40 ribu per kilogram saat menggelar pasar murah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah di Kota Bogor, Senin, mengatakan saat ini harga cabai sedang tinggi, Perumda Tirta Pakuan mensubsidi pangan tersebut untuk masyarakat.

"Jadi sebetulnya, pasar murah sudah biasa, sudah ada 57 kali selama setahun ini. Tapi, subsidi dari Tirta Pakuan ini spesial di pasar murah Cilendek," katanya.

Syarifan menjelaskan pasar murah di Kelurahan Cilendek Timur ini berikan harga subsidi dari Perumda Tirta Pakuan, yakni setengah kilogram cabai dibandrol harga Rp20 ribu, sementara satu kilo di harga Rp 40 ribu.

Namun bagi masyarakat yang membawa bukti pembayaran air PDAM di bulan ini harganya bisa jauh lebih murah, yakni setengah kilo Rp15 ribu dan satu kilo Rp 30 ribu.

"Sekarang kan di pasaran harga cabai sekilo mencapai Rp 90 ribu. Di GMP stok cabai subsidi mencapai satu ton, namun pembelian dibatasi satu orang hanya boleh membeli satu kilo," jelasnya.

Syarifah menuturkan, angka inflasi di Kota Bogor saat ini berada di angka tiga persen. Angka ini tidak terlalu tinggi dibandingkan angka inflasi Jawa Barat dan Nasional. Namun, diakuinya ada komoditas-komoditas tertentu yang harganya naik dan tidak lagi terjangkau masyarakat.

"Kita berdoa semoga harga barang-barang yang mahal ini bisa terjangkau lagi dan Pemkot Bogor juga terus menjaga dan mengupayakan agar inflasi tidak semakin naik karena berpengaruh pada harga barang," katanya.

Kepala DKPP Kota Bogor, Chusnul Rozaqi mengatakan, GMP kali ini bekerjasama dengan Perumda Tirta Pakuan dalam rangka menekan angka inflasi di Kota Bogor. Dari Perumda Tirta Pakuan memberikan harga subsidi untuk komoditas cabai.

Sementara untuk beras SPHP pihaknya bekerjasama dengan Bulog. Hari ini GMP digelar di kelurahan Cilendek Timur dan Selasa (14/11) besok akan digelar di kelurahan Sukasari.

"Harga komoditas di GMP beras SPHP 53 ribu per 5 kg, daging sapi 50 ribu setengah kilo, telur Rp 26 ribu sekilo, daging ayam Rp 33 ribu sekilo, gula Rp 14.500 sekilo, terigu Rp 12 ribu sekilo. Untuk stok pangan di Kota Bogor Insya Allah aman," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.