Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peringati Dies Natalis, Unair Bedah Buku Perjuangan Tentara Republik Indonesia Pelajar

📅 Sabtu, 11 Nov 2023, 15:38 WIB | Oleh:
Peringati Dies Natalis, Unair Bedah Buku Perjuangan Tentara Republik Indonesia Pelajar Doc: Istimewa
Ket. Acara bedah buku ini mengulas aksi heroik TRIP, meski masih berstatus pelajar dan minim senjata, mereka tak gentar melawan penjajah.

SURABAYA - Untuk memperingati Hari Pahlawan sekaligus Dies Natalis ke-69, Universitas Airlangga (Unair), Surabaya melakukan napak tilas perjuangan pahlawan, dengan acara bedah buku perjuangan Tentara Pelajar, dengan judul "TRIP, Perjuanganmu Kuteruskan Sampai Akhir Zaman", Sabtu (11/11).

Tentara pelajar adalah suatu kesatuan militer yang ikut mempertahankan kemerdekaan Indonesia di mana para anggotanya terdiri dari sebagian besar para pelajar dan sebagian kecil mahasiswa.

Terdapat beberapa istilah untuk penyebutan Tentara Pelajar. Di Jawa Timur disebut TRIP (Tentara Republik Indonesia Pelajar), di Jogja dan Solo disebut Tentara Pelajar, di sebagian Jatim, Jateng dan Jogja ada TGP (Tentara Genie Pelajar), di Boyolali ada Sturm Abteilung (SA) dan lain-lain.

Rektor Unair, Mohammad Nasih, mengatakan, buku tersebut mengadopsi naskah asli karya salah satu pejuang TRIP kala itu, Almarhum Roestono Soeparto Koesoemo.

"Bertepatan dengan Hari Pahlawan dan Dies Natasli Unair, (bedah buku) ini agar kita semua bisa melihat ke belakang, bagaimana sesungguhnya perjuangan pendahulu kita, mengorbankan jiwa raganya. Supaya kita bisa menyiapkan Indonesia yang lebih independent lagi," ujarnya.

"Dari materi dan isinya, jika ditulis oleh mahasiswa S3 buku ini akan kita akui sebagai disertasi karena obyektivitas dan orisinalitasnya luar biasa," kata Nasih.

Dia menambahkan, karya-karya berbobot semacam ini perlu dipublikasikan ke masyarakat luas agar masyarakat mendapat manfaat.

"Harus kita semarakkan agar masyarakat mendapat ilmunya," tuturnya.

Sebagai pembedah buku, Guru Besar Hukum Unair, Purnawan Basundoro, dan Nanda Avalist, seorang diplomat aktif, mahasiswa S3 di Curtin University Australia, sekaligus penerjemah dan editor buku dari Rayyana Publishing.

Ketua Pelaksana sekaligus perwakilan keluarga Roestono, Prasetio, mengatakan bahwa buku ini menjadi bagian dari sumbangsih keluarga kepada para pejuang TRIP.

Kabar baiknya, masyarakat bisa mengakses buku ini secara gratis melalui ponsel pintar. Buku tersedia dalam dua versi, versi Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

"Buku ini bisa masyarakat akses secara gratis melalui google books. Alasan kami menyediakannya secara gratis adalah kami ingin memperkenalkan kepada dunia mengenai perjuangan TRIP," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Satelit ...
Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.