Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Gembira, Bayi Orangutan telah Lahir di Cagar Alam Jantho Aceh, Diberi Nama Badar

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 14:20 WIB | Oleh:
Kabar Gembira, Bayi Orangutan telah Lahir di Cagar Alam Jantho Aceh, Diberi Nama Badar Doc: Kemenhut
Ket. Induk orangutan Sumatera bernama Bulan menggendong anaknya yang diberi nama Badar di Cagar Alam (CA) Jantho, Kabupaten Aceh Besa, Aceh, Jumat (22/5/2026).

JAKARTA - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengumumkan kelahiran satu individu bayi orangutan Sumatera (Pongo abelii) yang diberi nama Badar di Pusat Reintroduksi Orangutan Jantho di Cagar Alam (CA) Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Aceh.

Menurut keterangan dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis (4/5), Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni menyematkan nama "Badar", bermakna bulan purnama atas bayi orangutan yang dilahirkan dari induk bernama Bulan, seekor orangutan hasil rehabilitasi yang sudah kembali ke alam liar sejak 2018.

"Kelahiran ini sebagai pembuktian bahwa melalui perlindungan habitat yang konsisten, kita mampu memulihkan populasi satwa endemik yang terancam punah. Semoga Badar dapat tumbuh sehat di alam bebas dan membawa secercah harapan baru bagi keberlanjutan ekosistem hutan kita yang tak ternilai harganya," kata Menhut.

Kabar menggembirakan itu dikonfirmasi oleh Tim Post Release Monitoring YEL-SOCP pada 22 Mei 2026, saat menemukan Bulan bergerak aktif di tajuk hutan sambil menggendong bayinya.

Saat terpantau, Bulan terlihat aktif bergerak dan menunjukkan perilaku yang sangat protektif, sang bayi pun tidak melepas dekapannya. Bayi orangutan berjenis kelamin jantan tersebut diperkirakan berusia sekitar satu bulan dan terlihat dalam kondisi sehat.

Dalam pernyataan serupa, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Ujang Wisnu Barata menyampaikan bahwa perjalanan Bulan, dari korban perdagangan satwa liar hingga menjadi induk di alam, menunjukkan upaya rehabilitasi dan pelepasliaran dapat memberikan hasil nyata bagi pemulihan populasi orangutan.

"Kelahiran ini membuktikan bagaimana orangutan yang pernah menjadi korban perdagangan satwa liar dapat memperoleh kesempatan kedua untuk kembali hidup dan berkembang biak di alam. Keberhasilan seperti ini hanya dapat terus berlanjut apabila habitatnya tetap terlindungi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Perang Perbesar Tekanan Har...
Luar Negeri
Penjarahan Terjadi di Sejum...
Luar Negeri
Sedikitnya 19 Orang Tewas p...
Luar Negeri
Jepang akan Luncurkan Misi ...
Luar Negeri
855 Orang Ditangkap Kerusuh...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.