Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Regina Art Monologue Project Sampaikan Pesan Perdamaian dari Paris

📅 Kamis, 09 Nov 2023, 18:58 WIB | Oleh:
Regina Art Monologue Project Sampaikan Pesan Perdamaian dari Paris Doc: istimewa
Ket. Adegan "Besok atau Tidak Sama Sekali" yang diperankan Wawan Sofwan menampilkan perjuangan batin Soekarno sesaat sebelum proklamasi kemerdekaan. Regina Art Monologue Project menggelar dua monolog di 5 kota Eropa yaitu Berlin, Gothenburg, Oslo, Den Haag, dan Paris.

JAKARTA - Regina Art Monologue Project sampaikan pesan perdamaian melalui pementasan dua monolog yaitu "Cotton Candy" dan "Besok atau Tidak Sama Sekali" dari Paris yang relevan dengan situasi global saat ini. "Cotton Candy" diperankan Joane Win berkisah tentang perjuangan korban kekerasan seksual dalam mengatasi trauamanya, sementara "Besok atau Tidak Sama Sekali" yang diperankan Wawan Sofwan menampilkan perjuangan batin Soekarno sesaat sebelum proklamasi kemerdekaan.

"Pementasan dua monolog ini mengusung tema perjuangan yang sama yaitu mendapatkan keadilan, kemerdekaan dan penghargaan terhadap martabat manusia," ujar sutradara dan pemain dalam Regina Art Monologue Project, Wawan Sofwan, dalam keterangannya usai pentas di Paris, Kamis (9/11).

Wawan mencontohkan, pesan perdamaian terdapat dalam salah satu kutipan monolog "Besok atau Tidak Sama Sekali". Kutipan tersebut mengajak untuk menghentikan perang sebab peran hanya menyebabkan penderitaan terutama bagi perempuan dan anak-anak sebagai kelompok rentan.

"Dalam situasi dunia saat ini, kami mengajak untuk menemukan kembali arti kehidupan dan perdamaian melalui karakter dalam dua monolog tersebut," jelasnya.

Sebagai informasi, Regina Art Monologue Project menggelar dua monolog di 5 kota Eropa yaitu Berlin, Gothenburg, Oslo, Den Haag, dan Paris. Selain mempromosikan seni teater, hal tersebut bisa menambah citra positif Indonesia.

Joane Win selaku produser Regina Art Monologue Project, mengatakan, perdamaian dan keamanan global dapat terwujud dengan komitmen serta kontribusi semua pihak. Dia berharap, dua monolog Indonesia yang dipentaskan di 5 kota di eropa dapat menjadi salah satu kontribusi dari seniman Indonesia untuk membangun kesadaran bersama tentang perdamaian.

"Bahwa sebagai manusia yang berbudaya dan berakal budi, kita harus mengutamakan kemanusiaan diatas segalanya," katanya.

Aksi panggung kedua aktor dalam bermonolog mendapat apresiasi dari para penonton yang hadir. Salah satunya dari legenda teater dari Bandung Jim Adhi Limas yang sempat mengalami pendudukan Jepang.

"Saat melihat Wawan Sofwan bermonolog saya sempat terharu karena seperti menyaksikan kembali Proklamasi Kemerdekaan oleh Bung Karno dan Bung Hatta" tutur Jim yang kini bermukim di Paris," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.