Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antisipasi Banjir, BPBD DKI Bentuk Tim Reaksi Cepat

📅 Selasa, 07 Nov 2023, 09:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Banjir, BPBD DKI Bentuk Tim Reaksi Cepat Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Petugas mengoperasikan alat berat untuk menyelesaikan proyek normalisasi Kali Ciliwung di daerah Kampung Melayu, Jakarta Timur, Senin (6/11/2023).

JAKARTA - Tim Reaksi Cepat (TRC) yang bertugas 24 jam telah dibentuk di setiap kelurahan di Jakarta untuk mengantisipasi banjir sesuai peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)."Kami sudah punya TRC, jumlah personelnya 267 untuk menangani bencana banjir. Mereka piket 24 jam siap," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Isnawa Adji saat dihubungi di Jakarta, Selasa (7/11).

Tim itu bertugas menangani bencana termasuk banjir, melakukan edukasi dan mengevakuasi warga jika terjadibanjir di wilayah Jakarta sertamelakukan penanganan dan pemantauan setelah bencana terjadi.

Selain itu, BPBD DKI Jakarta bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BMKG, Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan(Gulkarmat) Provinsi DKI Jakarta, para wali kota/bupati maupun instansi terkait penanggulangan banjir dan bencana lainnya.

BPBD DKI Jakarta juga menyebarluaskan informasi cuaca terkini dan kondisi Tinggi Muka Air (TMA) kepada masyarakat melalui kanal media sosial dan lamanbpbd.jakarta.go.id.

Kemudian, memberikan informasi peringatan dini terkait kenaikan TMA melalui "Disaster Early Warning System" (DEWS) dan "SMS Blast" serta peringatan dini cuaca melalui laman (website), media sosial, WhatsApp Group dan Channel Telegram.

BPBD DKI Jakartamelakukan pengecekan sarana-prasarana yang meliputi tenda, perahu, pelampung cincin (ring buoys), jaket dan pelampung. Selanjutnya melakukan apel siaga bencana dan simulasi pendirian tenda di 25 kelurahan rawan banjir serta beberapa kelurahan yang berpotensi rawan banjir.

"Sudah pasti kita kerjabersama. Seperti pompa stasioner dan pompa keliling untuk menyedot banjir itu pasti ada di Dinas SDA. Kalau BPBD khusus menangani pengungsi dan dukungan evakuasi," kata Isnawa.

Isnawa mengimbau kepada masyarakat untuk bersiap siaga menghadapi potensi terjadinya bencana hidrometeorologis seperti banjir, longsor dan angin kencang di lingkungan
masing-masing. Masyarakat dapat berperan serta melakukan upaya mitigasi secara mandiri di lingkungannya.

Masyarakat Jakarta juga diharapkan tetap memantau keamanan wilayahnya dan mengenali bahaya setiap bencana untuk bisa mengurangi risikonya. "Jangan lupa menghubungi 112 layanan pengaduan yang siap 24 jam apabila menemukan potensi bahaya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.