Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Usut Tuntas, Polres Sukabumi Selidiki Tewasnya Tukang Batu Akibat Bahan Peledak

📅 Jumat, 03 Nov 2023, 00:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Usut Tuntas, Polres Sukabumi Selidiki Tewasnya Tukang Batu Akibat Bahan Peledak Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Personel Polsek Nyalindung memasang garis polisi di TKP tewasnya tukang batu akibat bahan peledak campuran potasium di Kampung Warungpeuteuy, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Kamis (2/11/2023).

Sukabumi - Usut tuntas, Polres Sukabumi menyelidiki tewasnya seorang tukang batu berinisial UK (62) warga Kampung Ciherang saat memecahkan batu berukuran besar diduga dengan menggunakan bahan peledak yang berada di tengah sawah di Kampung Warungpeuteuy, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (2/11).

"Dari beberapa keterangan saksi yang juga merupakan rekan kerja korban, kejadian di Desa/Kecamatan Nyalindung diduga saat hendak memecahkan batu korban menggunakan bahan peledak jenis potasium yang dimasukkan ke dalam batu," kata Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede di Sukabumi, Kamis.

Menurut Maruly, diduga saat UK menyalakan bahan peledak dengan campuran potasium dengan menggunakan api tiba-tiba terjadi ledakan yang membuat tubuhnya terpental hingga lima meter. Dua rekan korban yang berada di sekitar lokasi langsung mendekat dan melihat korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan luka berat pada bagian tangan dan dahi.

Warga menerima informasi tersebut langsung menghubungi pihak Polsek Nyalindung yang kemudian mengevakuasi korban yang merupakan warga Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung tersebut ke Puskemas Nyalindung untuk diberikan pengobatan.

Namun, kata dia, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan karenaluka parah akibat ledakan itu. Setelah dinyatakan meninggal, jenazah UK kemudian diserahkan kepada keluarganya untuk disemayamkan dan dikebumikan.

Kepala Seksi Humas Polres Sukabumi Iptu Aah Saepul Rohman mengatakan pada kejadian ada tiga orang di lokasi perkara itu, yakni korban dan dua rekannya berinisial A dan S yang bekerja sebagai buruh pemecah batu.

Saat itu A dan S memecahkan batu dengan palu berukuran besar di tempat terpisah, sementara UK diduga menggunakan bahan peledak campuran potasium yang sebelum dinyalakan, korban sempat membuat lobang di bawah batu.

Kapolsek Nyalindung AKP Joko Susanto Supono yang memimpin penyelidikan tersebut sudah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian agar warga tidak mendekat.

Dari lokasi kejadian itu, kata dia, pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti seperti sisa serbuk yang diduga campuran potasium, gunting kecil, pecahan batu dengan bercak darah, potongan genting yang diduga digunakan untuk menutup lubang batu, sebilah golok dan satu buah karung warna putih.

Pada kesempatan itu, pihak kepolisian mengingatkan kepada semua pekerja untuk selalu berhati-hati dalam melakukan pekerjaan, terutama ketika menggunakan bahan-bahan berbahaya seperti potasium yang seharusnya tidak digunakan sembarangan tanpa ada standar operasional prosedur (SOP).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

21 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

27 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.