Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Berpotensi Besar Sulit Keluar dari 'Middle Income Trap'

📅 Selasa, 31 Okt 2023, 01:12 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Belanja Produktif

Dari Yogyakarta, pengamat ekonomi dari Universitas Islam Indonesia (UII), Soeharto, mengatakan ekonomi bagi negara yang sedang membangun seperti Indonesia menghadapi tantangan yang sangat pelik. Indonesia membutuhkan pemerintahan yang berani tidak popular.

Siapa pun pemimpin berikutnya, menurut Soeharto, perlu memiliki keberanian untuk membuat belanja negara betul-betul produktif untuk menstimulasi pertumbuhan bukan sekadar subsidi yang menguap meskipun dalam jumlah tertentu tetap perlu.

"Itu juga memerlukan kesiapan birokrasi dan aparatur sipil secara struktural apalagi secara kultural kan juga masih jauh dari ideal. Kata kuncinya perlu kebijakan yang berani dan kuat terkait ini optimalisasi belanja negara dan juga hilirisasi sebagai kunci," papar Soeharto.

Keberadaan white paper diharapkan menjadi navigasi bagi pemerintah dalam mewujudkan aspirasi pembangunan untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraaan yang adil, makmur, resilien, dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.