Tiongkok Akan Mengirim Astronaut Termuda ke Stasiun Luar Angkasa
📅 Kamis, 26 Okt 2023, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: ISTIMEWA
JIUQUAN - Tiongkok, pada Rabu (25/10), mengumumkan akan mengirim awak astronaut termudanya ke stasiun luar angkasa Tiangong minggu ini, seiring rencana misi berawak Beijing ke Bulan pada akhir dekade ini.
Dikutip dari France 24, Tiangong adalah program luar angkasa andalan Beijing, yang telah berhasil mendaratkan robot penjelajah di Mars dan Bulan, serta menjadikan Tiongkok negara ketiga yang menempatkan manusia di orbit. Stasiun ini terus diawaki oleh tim yang terdiri dari tiga astronaut, yang dirotasi setiap enam bulan.
Modul Shenzhou-17 yang membawa ketiganya ke stasiun dijadwalkan lepas landas pada Kamis (26/10) pukul 11.14 waktu lokal dari lokasi peluncuran yang gersang di Jiuquan, barat laut Tiongkok.
"Ini adalah awak astronaut dengan usia rata-rata termuda sejak peluncuran misi pembangunan stasiun luar angkasa," kata Kantor Informasi Dewan Negara Beijing dalam sebuah pernyataan.
Trio astronaut laki-laki akan dipimpin oleh Tang Hongbo, dalam misi kembali pertamanya ke stasiun luar angkasa Tiangong. "Selama dua tahun terakhir, saya sering bermimpi untuk kembali ke luar angkasa," kata Tang pada konferensi pers itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Stasiun luar angkasa adalah rumah kita yang lain yang membawa kita menjauh dari Bumi menuju alam semesta," tambahnya.
Berusia Tiga Puluhan
Para rekan Tang adalah Tang Shengjie dan Jiang Xinlin, keduanya berusia tiga puluhan dan masing-masing melakukan perjalanan luar angkasa perdananya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Awaknya rata-rata berusia 38 tahun, dibandingkan dengan usia awak Shenzhou-16 yang berusia 42 tahun saat diluncurkan.
"Menurut rencana, pesawat luar angkasa Shenzhou-17 akan melakukan pertemuan otonom dan prosedur docking setelah memasuki orbit," kata Lin Xiqiang, juru bicara program luar angkasa Tiongkok.
Pesawat itu akan berlabuh dengan modul inti stasiun "sekitar enam setengah jam" setelah prosedur pertama kali dimulai.
Rencana untuk mewujudkan "impian luar angkasa" Tiongkok telah dijalankan secara berlebihan di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping.
Negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia ini telah menggelontorkan miliaran dollar AS ke dalam program luar angkasa yang dikelola militer dalam upayanya untuk mengejar ketertinggalan dari Amerika Serikat dan Russia.
Pada Juni, kapsul pesawat ruang angkasa Shenzhou-15 mendarat di lokasi pendaratan di wilayah utara Mongolia Dalam, dan media pemerintah memuji misi tersebut sebagai "sukses total".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!