Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPKP: Kebakaran di Tanjungpinang Didominasi Kebakaran Lahan

📅 Rabu, 18 Okt 2023, 16:26 WIB | Oleh:
DPKP: Kebakaran di Tanjungpinang Didominasi Kebakaran Lahan Doc: Antara
Ket. Petugas DPKP Kota Tanjungpinang, Kepri, memadamkan kebakaran lahan di daerah setempat.

TANJUNGPINANG - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), mencatat kasus kebakaran sepanjang Januari hingga September 2023 didominasi kebakaran lahan sebanyak 77 kejadian.

"Jumlah kasus kebakaran selama 2023 sekitar 107 kejadian, didominasi kebakaran lahan, sisanya kebakaran rumah, rumah makan, hingga kendaraan," kata Kepala DPKP Tanjungpinang, Agustiawarman, di Tanjungpinang, Rabu.

Ia menyebut titik-titik kebakaran lahan yang ditangani DPKP tahun ini tersebar di tiga wilayah yaitu Kampung Bugis, Senggarang, dan Pulau Dompak.Mayoritas, kata dia, ialah lahan terbuka, seperti area pusat Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kepri di Pulau Dompak.

"Ada juga lahan milik warga yang terbakar," ungkapnya.

Penyebab kebakaran lahan berbeda-beda, kata dia, antara lain ada yang sengaja dibakar oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan maksud membuka lahan atau kebun saat cuaca panas.

Selain itu ada pula unsur ketidaksengajaan, misalnya akibat pembuangan puntung rokok sembarangan atau membakar sampah tapi tidak terkendali, sehingga memicu kebakaran yang lebih besar.

Oleh karena ituAgustiawarman mengimbau agar warga meningkatkan kesadaran dengan tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar.

Ia turut mengimbau warga yang biasa membereskan sampah di pekarangan dengan cara dibakar supaya lebih berhati-hati, karena bisa menimbulkan kebakaran yang lebih luas apalagi di tengah musim panas saat ini.

"Kewaspadaan seperti ini harus ditingkatkan warga supaya tidak melakukan pembakaran sembarangan, karena dapat merembet ke benda-benda di sekitarnya," ujarnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan untuk kondisi kebakaran hutan di Tanjungpinang sepanjang tahun 2023 relatif rendah, sebab daerah ini memang minim kawasan hutan. Tercatat cuma ada dua kawasan hutan lindung di kawasan ibukota Provinsi Kepri tersebut.

"Dua hutan lindung kita masih aman dari kebakaran hutan dan lahan," ucap Agustiawarman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.