Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Relokasi 16 KK Korban Tanah Bergerak di Tulungagung Masih Terkendala Perizinan

📅 Minggu, 15 Okt 2023, 20:10 WIB | Oleh:
Relokasi 16 KK Korban Tanah Bergerak di Tulungagung Masih Terkendala Perizinan Doc: ANTARA/HO - Joko Purnomo
Ket. Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung Robinson Nadeak.

TULUNGAGUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengakui sampai saat ini pihaknya belum bisa merelokasi 16 KK korban tanah bergerak di Kecamatan Sendang dan Bandung karena masih terkendala perizinan dari Kementerian Kehutanan untuk pemanfaatan lahan Perhutani.

"Ya, belum (relokasi). Kami masih minta izin ke Kementerian Kehutanan, kami sudah bersurat," kata Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung Robinson Nadeak di Tulungagung, Ahad.

Kondisi itu membuat BPBD sejauh ini belum bisa berbuat banyak. Warga dan keluarganya yang terdampak langsung bencana tanah gerak sampai saat ini masih menumpang di rumah kerabat, tetangga maupun bangunan aset desa/perorangan.

Keluarga yang terdampak tersebar di beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Tanggung Gunung sebanyak 64 keluarga, Kecamatan Sedang 13 keluarga dan Kecamatan Bandung tiga keluarga.

Setelah pemanfaatan lahan diizinkan, akan dilanjutkan dengan survei lokasi yang digunakan untuk relokasi.

"Nanti terserah mereka kira-kira di mana (diberikan lahan) untuk relokasi," katanya.

Setelah izin diperoleh, pihaknya bakal berkoordinasi untuk penentuan anggaran relokasi.

"Anggarannya mungkin dari pusat atau APBD (daerah)," katanya.

Jumlah lahan yang diminta cukup luas, sebab ada puluhan keluarga yang terdampak tanah gerak di Kabupaten Tulungagung.

Keluarga yang terdampak tersebar di beberapa kecamatan, seperti Kecamatan Tanggung Gunung sebanyak 64 keluarga, Kecamatan Sendang 13 keluarga dan Kecamatan Bandung tiga keluarga.

"Kami tidak bisa menentukan luas lahan," katanya.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.