Pasar Harus Dijaga dari Praktik Ketidakadilan
📅 Jumat, 13 Okt 2023, 00:06 WIB | Oleh: Tim RedaksiKegiatan ekonomi kerakyatan dalam pasar itu sangat sesuai dengan soko guru ekonomi Pancasila yang berkeadilan. Apalagi hal tersebut bukan hanya menyangkut para pedagang, tapi hajat hidup kaum miskin seperti petani dan nelayan yang merupakan produsen pangan.
"Artinya, kelangsungan pasar erat kaitannya dengan ketahanan dan kedaulatan pangan dan Bung Karno pernah berkata, persoalan pangan adalah hidup mati bangsa kita," pungkasnya.
Lebih lanjut, Anwar Abbas mengatakan praktik-praktik predatory pricing dapat dilihat pada pemberian promo gratis ongkos kirim, harga sangat murah serta potongan harga sangat besar kepada pelanggan.
Hal itu bertujuan untuk menjangkau konsumen lebih luas atau menciptakan ketertarikan pada produk tertentu, yang pada akhirnya pasar dapat dimonopoli. Praktik tersebut, katanya, dapat mematikan pelaku usaha lain, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Para pedagang kecil menjadi tidak mampu bersaing dengan pedagang besar yang punya modal kuat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kendati demikian, praktik tersebut juga tidak selamanya mudah dijalankan, karena faktanya beberapa perusahaan tidak kuat terus membakar duit untuk menguasai pasar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!