Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hati-hati! 'Lubang Maut' Kedalaman 3 Meter Muncul di Cipayung, Jalur Jaktim-Bekasi Putus Total

📅 Senin, 02 Mar 2026, 17:42 WIB | Oleh:
Hati-hati! 'Lubang Maut' Kedalaman 3 Meter Muncul di Cipayung, Jalur Jaktim-Bekasi Putus Total Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Jalan Kampung Kramat di RW 04, Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, kembali ditutup akibat jembatan amblas, Senin (2/3).

JAKARTA - Akses vital yang menghubungkan wilayah Jakarta Timur dengan Bekasi melalui Jalan Kampung Kramat, Kelurahan Setu, Cipayung, terpaksa ditutup total mulai Senin (2/3).

Penutupan dilakukan menyusul temuan dua lubang besar dengan kedalaman mencapai tiga meter yang menganga di sekitar Jembatan Cipayung. Kondisi infrastruktur yang amblas secara tiba-tiba ini tak hanya melumpuhkan mobilitas warga, tetapi juga memicu kekhawatiran akan keselamatan pengendara akibat struktur tanah yang terus terkikis aliran air.

"Dua lubang membahayakan pengendara yang melintas, sehingga jalanan tidak bisa dilintasi sementara," kata Lurah Setu Dwi Widiastuti di Jakarta, Senin.

Kerusakan tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, sehingga pemerintah setempat memutuskan menutup total ruas penghubung Jakarta dan Bekasi itu.

Dwi menjelaskan kondisi lubang yang ditemukan cukup mengkhawatirkan. Lubang pertama memiliki lebar sekitar 30 hingga 100 sentimeter (cm), panjang empat meter, dan kedalaman mencapai tiga meter.

Sementara lubang kedua lebarnya sekitar 20-30 cm, memanjang hingga enam meter dengan kedalaman sekitar satu meter.

"Dengan kondisi seperti ini, sangat berbahaya jika tetap dilalui kendaraan, terutama roda dua. Karena itu, kami putuskan untuk menutup sementara demi keselamatan," terang Dwi.

Pantauan di lokasi menunjukkan permukaan aspal di sekitar jembatan tampak retak dan amblas. Bagian bawah jalan diduga terkikis aliran air sehingga menyebabkan struktur tanah melemah.

Petugas telah memasang pembatas dan garis pengaman untuk mencegah kendaraan melintas, khususnya kendaraan bermuatan besar dan banyak.

Jalan Kampung Kramat selama ini menjadi salah satu akses alternatif favorit warga karena menghubungkan wilayah Jakarta Timur dengan Bekasi.

Penutupan tersebut berdampak pada mobilitas warga, terutama pekerja dan pelajar yang biasa melintas di jalur itu untuk memangkas waktu tempuh.

Dwi mengimbau masyarakat agar sementara waktu menggunakan rute lain, seperti Jalan PLN, Jalan Sumir, atau Jalan Tol JORR.

Dia menyadari jarak tempuh menjadi lebih jauh, namun keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama.

"Bisa melalui Jalan PLN, Jalan Sumir maupun Jalan Tol JORR. Meski jarak tempuh lebih jauh, namun keselamatan lebih penting," ujar Dwi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.