Paulette Lenert Bisa Jadi PM Wanita Pertama di Luksemburg
📅 Minggu, 08 Okt 2023, 11:40 WIB | Oleh: Tim PenulisHal yang belum diketahui menjelang pemungutan suara ini adalah apakah koalisi Bettel masih memiliki cukup suara untuk mempertahankan CSV sebagai oposisi, seperti yang terjadi pada 2018 dan hal ini mengejutkan banyak orang.
Jika kubu sosialis mendapat suara lebih besar, Lenert bisa berada dalam posisi kuat untuk menjadi perdana menteri berikutnya.
Lenert jelas memposisikan dirinya untuk mengambil alih jabatan Bettel, menurut profesor ilmu politik Philippe Poirier.
Namun dia memperingatkan agar tidak meremehkan popularitas perdana menteri saat ini setelah 10 tahun menjabat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Xavier Bettel tidak mengalami penurunan popularitas tetapi Paulette Lenert juga menjadi tokoh sentral," kata profesor di Universitas Luxembourg tersebut.
"Belum pernah ada personifikasi komunikasi politik yang dilakukan oleh kaum sosialis. Poster dirinya tersebar di seluruh negeri."
Popularitasnya terlihat jelas selama hari kampanye yang dihabiskan bersama Lenert.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia disambut hangat di kedai makanan Lebanon di sebuah pasar di Junglinster, sebuah kota berpenduduk 8.600 orang di daerah pemilihannya, 20 km (12 mil) timur laut ibu kota.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!