Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paulette Lenert Bisa Jadi PM Wanita Pertama di Luksemburg

📅 Minggu, 08 Okt 2023, 11:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Paulette Lenert Bisa Jadi PM Wanita Pertama di Luksemburg Doc: AFP
Ket. Pemimpin sosialis Paulette Lenert bisa menjadi perdana menteri perempuan pertama di Luksemburg.

LUKSEMBURG - Pemimpin sosialis Paulette Lenert bisa menjadi perdana menteri perempuan pertama di Luksemburg setelah pemilu hari Minggu (8/10) di negara yang terjepit di antara Belgia, Prancis, dan Jerman.

Perempuan berusia 55 tahun ini menjadi terkenal selama pandemi virus corona dan sebagai menteri kesehatan merngarahkan respons pemerintah terhadap virus tersebut mulai Februari 2020.

Lenert masih malu-malu dengan ambisinya dalam sebuah wawancara dengan AFP. Dia bersikeras tidak akan mengambil alih jabatan perdana menteri sayap kanan-tengah saat ini, Xavier Bettel.

Saya tidak terlalu memikirkan masa lalu dan juga tidak membuat rencana terlalu jauh ke depan. Entah apa yang akan terjadi antara sekarang dan nanti," kata mantan hakim tersebut.

Lenert menggambarkan dirinya sebagai orang yang "sangat termotivasi". Dia mengatakan bahwa bekerja di bidang politik merupakan "tantangan" dan "suatu kehormatan".

"Saya mewakili sebuah partai dan sebuah program," katanya."Kita harus tetap fokus sampai akhir dan melanjutkan dengan ketekunan untuk meyakinkan orang tentang ide-ide kita, menjelaskan, menjawab pertanyaan."

Salah satu panutannya adalah mantan Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, yang tiba-tiba mengundurkan diri pada Januari 2023 setelah mengakui tidak lagi memiliki cukup tenaga untuk melanjutkan.

Salah satu janji utama Lenert adalah memperkenalkan kebijakan bekerja 38 jam seminggu, bukan 40 jam seperti saat ini, untuk memberikan keseimbangan kehidupan kerja dan kehidupan yang lebih baik.

Para pengamat yakin Lenert mempunyai peluang untuk menjadi perdana menteri berikutnya.

Partainya unggul dibandingkan dua mitra politiknya dalam koalisi pemerintahan saat ini, menurut jajak pendapat.

Sebuah survei menunjukkan partai sosialis LSAP akan meraih 19,8 persen suara, mengungguli partai sayap kanan-tengah, PD, dengan 17,4 persen dan partai ekologi dengan 10,7 persen.

Poster Lenert di Mana-mana

Politik di Luksemburg didominasi oleh Partai Sosial Rakyat Kristen (CSV) yang konservatif, yang pernah dipimpin oleh mantan perdana menteri Jean-Claude Juncker.

Jajak pendapat yang sama menunjukkan CSV, yang dipimpin oleh Luc Frieden, memperoleh 28,3 persen suara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

18 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Nasional
PT KAI Siapkan 472.659 Tike...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.