Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala BKKBN Sebut Peran Istri Bangun Keluarga Kunci Cegah 'Stunting'

📅 Kamis, 05 Okt 2023, 17:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepala BKKBN Sebut Peran Istri Bangun Keluarga Kunci Cegah 'Stunting' Doc: ANTARA/BKKBN
Ket. Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam acara sarasehan istri wali kota yang tergabung dalam Asosiasi pemerintah kota seluruh Indonesia (Apeksi) di Ternate, Maluku Utara, pada Selasa (3/10).

JAKARTA - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menyatakan bahwa peran istri dalam membangun keluarga jadi kunci mencegah stunting.

Hal ini disampaikan Hasto saat menjadi pembicara kunci dalam sarasehan istri wali kota yang tergabung dalam Asosiasi pemerintah kota seluruh Indonesia (Apeksi) di Ternate, Maluku Utara pada Selasa (3/10).

"Peran para istri wali kota dalam mendukung para suami dalam pembangunan juga besar, begitu pula dalam hal percepatan penurunan stunting," kata Hasto dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (4/10).

Dirinya juga menekankan pentingnya upaya bersama untuk menjaga kesehatan keluarga dalam masyarakat.

"Keluarga sehat, produktif, dan berkualitas adalah tujuan Program Bangga Kencana Menuju Indonesia Emas 2045 (100 Tahun Indonesia Merdeka). Generasi milenial dan pos-milenial adalah sasaran utama Program Pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga kencana)," ujar dia.

Ia juga menyebutkan, pola komunikasi dalam keluarga mesti diubah untuk membangun keluarga secara utuh untuk percepatan penurunan angka stunting.

"Pola komunikasi harus berubah. Program Bangga Kencana bukan semata-mata KB, tetapi membangun keluarga secara utuh dalam berbagai dimensinya. Saat ini persoalan stunting masih menjadi permasalahan bagi keluarga Indonesia, maka BKKBN akan bertanggung jawab dan terus berkolaborasi untuk menyelesaikannya," papar dia.

Ia juga menegaskan pentingnya penerapan delapan fungsi keluarga agar terbentuk ketahanan keluarga yang kuat yaitu agama, budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi, ekonomi, dan lingkungan.

Sementara, Istri Ketua Apeksi, Yane Achdian Bima Arya, juga menuturkan bahwa forum sarasehan ini termasuk salah satu ajang meningkatkan kapasitas para istri wali kota dalam mendukung dan menjadi mitra strategis pemimpin kota dalam menjalankan pembangunan yang inklusif.

"Sarasehan ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguatkan upaya pemberdayaan perempuan dan keluarga, serta peningkatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif hingga mewujudkan kota yang inklusif," ucap dia.

Acara yang mengangkat tema tentang kesehatan keluarga ini juga disemarakkan dengan saling bertukar informasi dan pengalaman dari setiap istri wali kota yang hadir, termasuk mendukung peningkatan kesehatan masyarakat serta penurunan angka stunting. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.