Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo Peduli Kesehatan, Kemenkes Sebut 90 Persen Kasus Limfoma Sembuh Jika Berhasil Dideteksi Dini

📅 Kamis, 21 Sep 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ayo Peduli Kesehatan, Kemenkes Sebut 90 Persen Kasus Limfoma Sembuh Jika Berhasil Dideteksi Dini Doc: ANTARA/Andi Firdaus
Ket. Tangkapan layar - Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI Maxi Rein Rondonuwu saat menyampaikan keterangan dalam konferensi pers virtual bertajuk Penanganan Dampak Polusi Udara Bagi Kesehatan Masyarakat diikuti dari Jakarta, Senin (28/8/2023).

Jakarta - Penyakit limfoma atau kanker kelenjar getah bening memiliki peluang sembuh 90 persen jika berhasil dideteksi secara lebih dini, kata seorang pejabat di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

"Kanker yang ditemukan pada stadium awal melalui deteksi dini dan ditangani secara tepat akan memberikan peluang kesembuhan 90 persen," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Penyakit Kemenkes,Maxi Rein Rondonuwusaat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Limfoma adalah kanker darah yang ditandai dengan pembengkakan pada kelenjar getah bening. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja dan kapan saja.

Ia mengatakan limfoma merupakan kanker yang berkembang pada sistem kelenjar getah bening dan menyerang sel darah putih yang berfungsi melawan infeksi sehingga dapat mempengaruhi penurunan daya tahan tubuh.

Menurut dia masyarakat perlu mengetahui faktor risiko dan gejalanya sejak dini agar tidak terlambat.

Gejala yang timbul di antaranya pembengkakan atau benjolan kelenjar getah bening pada bagian leher, ketiak atau pangkal paha.

Selain itu, kata dia, pengidap limfoma juga mudah berkeringat pada malam hari, tubuh lemas, dan demam, mengalami penurunan nafsu makan dan berat badan, hingga timbul gatal-gatal pada kulit.

Data Direktorat Jenderal P2P Kemenkes melaporkan sebanyak 4,1 persen dari seluruh pengidap kanker atau sebanyak 16.125 orang di Indonesia mengidap kanker kelenjar getah bening.

"Sebanyak 9.024 kasus kematian disebabkan oleh kanker kelenjar getah bening atau limfoma yang merupakan kanker ketujuh tertinggi di Indonesia," ujarnya.

Jika penyakit itu telah dideteksi dini hingga berujung pada stadium lanjut, katanya, maka angka keberhasilan penyembuhan hanya berkisar 10 persen.

Ia mengatakan penyakit kanker pada umumnya dapat dicegah melalui penerapan pola hidup sehat.

"Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan 30--50 persen kematian akibat kanker dapat dicegah dengan menerapkan perilaku hidup sehat," katanya.

Untuk itu, iamengajak masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin agar dapat mendeteksi dini apabila terdapat benjolan.

Selain itu, masyarakat juga perlu melakukan aktivitas fisik minimal 150 menit per pekan untuk menjaga kebugaran tubuh, konsumsi makanan minim proses olah, hingga istirahat yang cukup dan mengelola stres, demikianMaxi Rein Rondonuwu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.