Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Segudang Nama untuk Menyebut India

📅 Senin, 18 Sep 2023, 06:10 WIB | Oleh:

Nama tersebut muncul dalam beberapa prasasti Ashoka yang mengacu pada kerajaannya sendiri.

Aryavarta

Teks-teks Hindu seperti Dharmashastra menyebut India sebagai Aryavarta, tanah para Arya atau bangsa bangsawan. Istilah ini mengacu pada pejuang, administrator, dan orang-orang berpengaruh dalam masyarakat yang memegang kekuasaan dan prestise, namun tidak mengacu pada kasta atau komunitas tertentu meskipun ada yang cenderung salah menafsirkannya.

Nama 'Arya' mungkin berasal dari klan pejuang pemukim Veda awal yang oleh para sejarawan Eropa disebut Arya. Namun seiring berjalannya waktu, nama itu menjadi nama atau gelar umum untuk membedakan orang-orang yang berasal dari non bangsawan. Sementara menurut beberapa orang, nama Aryavarta hanya diterapkan pada wilayah tertentu di India utara.

Hindustan

Kata Hind, Al-Hind, Hindu, Indostan, Hindistan, dan Hindustan digunakan oleh orang Persia dan pelancong asing yang mengunjungi India untuk merujuk pada tanah dan orang-orang yang menghuninya. Sarjana dan sejarawan Persia, Al Biruni (1020 M) menyebutnya Hind. Sedangkan sejarawan Arab, El-Masudi, menyebutnya Al-Hind.

Nama-nama tersebut, Hind dan Hindustan, menjadi populer baik di India maupun di luar India, dan khususnya di kalangan komunitas Muslim dan negara-negara Islam setelah penaklukan India utara oleh penguasa Muslim pada awal periode abad pertengahan dan terbentuknya Kesultanan Delhi.

Sebagaimana terlihat dari teks Persia abad ke-10 Hudud al-Alam dan teks-teks sebelumnya, meskipun pada tahap awal penggunaannya terbatas pada wilayah tertentu, selanjutnya nama Hindustan digunakan untuk menyebut seluruh India.

Orang-orang Eropa yang mengikuti Persia dan Mughal serta membuka pos perdagangan dan koloni mereka melanjutkan praktik penggunaan nama Hindustan untuk tujuan resmi yang merujuk pada tanah dan masyarakat serta budayanya.

Tianzhu

Tianzhu adalah nama yang digunakan untuk menunjukkan India dalam kronik Tiongkok kuno. Nama tersebut mungkin merupakan varian dari bahasa Persia Hindu atau Sindhu yang ditransliterasikan ke dalam bahasa Tiongkok sebagai Tianzhu. Nama lain India yang muncul dalam teks Tiongkok kuno adalah Yuandu, Tiandu, Yinteja, Wutianzhu, dan Indaka.

Sementara itu dalam bahasa Jepang, Tianzhy menjadi Tenjiku, dan dalam bahasa Korea menjadi Cheonchuk. Bagi orang Tionghoa kuno, Tianzhu adalah negeri dengan lima wilayah (Wu Yin), yang terletak di sebelah barat dan terdiri dari wilayah tengah yang dikelilingi oleh empat wilayah di empat penjuru.

Hodu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Ekonomi
DPR Setujui Pembahasan Lanj...
Luar Negeri
AI Jadi Teman Baru Gen Z? I...

KUR Perkuat Pengembangan 511 Ribu UMKM

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
KUR Perkuat Pengembangan 51...

Magetan Optimalkan Ratusan Sumur Pompa untuk Irigasi Sawah

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Magetan Optimalkan Ratusan ...
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.