Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos Berdayakan Korban TPPO

📅 Senin, 18 Sep 2023, 01:10 WIB | Oleh:
Kemensos Berdayakan Korban TPPO Doc: istimewa
Ket. Menteri Sosial, Tri Rismaharini, saat mengunjungi korban TPPO di Jakarta, pekan lalu.

JAKARTA - Kementerian Sosial memberdayakan korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Hal tersebut merupakan bagian perlindungan dan penanganan bagi eks pekerja migran Indonesia yang bermasalah untuk dapat kembali ke keluarganya masing-masing.

"Kementerian Sosial melalui sentra-sentra juga akan memberikan pelatihan vokasional dan pemberdayaan bagi para korban untuk membuat mereka lebih berdaya dan tak ingin kembali ke negeri tetangga," ujar Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, usai mengunjungi korban TPPO di Jakarta, pekan lalu.

Risma menerangkan, para korban saat ini sedang menjalani proses assesmen oleh sentra-sentra Kemensos. Asesmen sanga penting untuk menentukan program rehabilitasi dan pendampingan yang paling sesuai untuk masing-masing individu.

"Kita akan dampingi terus. Yang paling penting merubah mindsetnya bahwa mereka pasti bisa hidup dan mereka pasti bisa survive. Kalau mereka bisa sungguh-sungguh karena sesuatu yang besar itu dimulai dari hal yang kecil," jelasnya.

Dia mengatakan, pihaknya akan bersinergi dengan para pendamping sosial di lapangan untuk memonitor perkembangan para korban TPPO.

Dia juga mengimbau agar para korban TPPO ini tidak mudah tergoda dengan sesuatu yang mewah dengan pendapatan yang tinggi di negeri orang.

Mensos mengingatkan pula agar mereka harus mau terus berusaha, belajar, dan mandiri. Menurutnya, mereka harus mampu mencari tahu apa yang bisa mereka kembangkan dari lingkungan sekitar tanpa harus jauh-jauh ke negeri orang.

"Memang apa yang mereka alami memang berat tapi bukan tidak bisa diatasi. Di situ kita akan belajar untuk menjadi sesuatu yang besar," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.