Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KTT G77+Tiongkok di Kuba Serukan Tatanan Dunia Baru

📅 Sabtu, 16 Sep 2023, 14:51 WIB | Oleh: Tim Penulis

Pertemuan tersebut harus diakhiri pada Sabtu dengan sebuah pernyataan yang menggarisbawahi "hak atas pembangunan dalam tatanan internasional yang semakin eksklusif, tidak adil, tidak adil dan menjarah," kata Menteri Luar Negeri Kuba, Bruno Rodriguez, kepada wartawan pada hari Rabu.

Draf pernyataan penutup tersebut menggarisbawahi banyak hambatan yang dihadapi negara-negara berkembang, dan mencakup "seruan untuk pembentukan tatanan ekonomi dunia baru," katanya.

Guterres baru-baru ini menghadiri sejumlah pertemuan puncak multilateral, termasuk pertemuan klub negara-negara ekonomi besar G20 di India dan kelompok BRICS yang mencakup Rusia.

Menjelang pertemuan di Havana, Guterres mengatakan "beragamnya pertemuan puncak ini mencerminkan meningkatnya multipolaritas di dunia kita."

Dia memperingatkan, "multipolaritas dapat menjadi faktor yang meningkatkan ketegangan geostrategis, dengan konsekuensi yang tragis."

Pertemuan G77 diadakan setelah perubahan penting di blok global.

Uni Afrika telah bergabung dengan kelompok G20 yang merupakan negara dengan perekonomian paling kuat di dunia, dan BRICS - Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan - kelompok perdagangan untuk negara-negara berkembang telah berkembang dengan menerima enam anggota baru.

Kehadiran para pemimpin dunia di Kuba merupakan sebuah pengakuan bagi pemerintah Kuba bahkan ketika negara tersebut berjuang melawan krisis ekonomi terburuk dalam 30 tahun terakhir, kata seorang analis kepada AFP.

"Meskipun saat ini mengalami kesulitan, Kuba telah diakui sebagai lawan bicara yang sah," kata pakar hubungan internasional Kuba Arturo Lopez-Levy, seorang profesor tamu di Universitas Otonomi Madrid.

Pulau yang dikuasai komunis ini masih berada di bawah sanksi AS yang pertama kali diberlakukan pada tahun 1962.

Diaz-Canel dalam beberapa bulan terakhir mewakili G77+Tiongkok di beberapa pertemuan internasional termasuk pertemuan puncak keuangan global pada bulan Juni di Paris dan pertemuan Uni Eropa pada bulan Juli dengan negara-negara Amerika Latin dan Karibia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.