Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KTT G77+Tiongkok di Kuba Serukan Tatanan Dunia Baru

📅 Sabtu, 16 Sep 2023, 14:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
KTT G77+Tiongkok di Kuba Serukan Tatanan Dunia Baru Doc: CNA/AFP/Yamil Lage
Ket. Mantan Presiden Kuba Raul Castro (tengah), Presiden Kuba Miguel Diaz Canel, dan Sekjen PBB Antonio Guterres menghadiri KTT G77+Tiongkok di Havana Kuba.

HAVANA - Pertemuan Tingkat Tinggi G77+Tiongkok, sekelompok negara berkembang dan berkembang yang mewakili 80 persen populasi dunia, mulai digelar di Kuba pada Jumat (15/9). Kelompok ini menyerukan perubahan aturan main tatanan global.

Pertemuan terjadi di tengah meningkatnya rasa frustrasi terhadap tatanan dunia yang dipimpin Barat, perbedaan pendapat mengenai perang Rusia di Ukraina, perjuangan melawan perubahan iklim, dan sistem ekonomi global.

"Setelah sekian lama Korea Utara mengatur dunia sesuai dengan kepentingannya, kini terserah kepada Selatan untuk mengubah aturan mainnya," kata Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel pada pembukaan KTT tersebut.

Diaz-Canel mengatakan negara-negara berkembang adalah korban utama dari "krisis multidimensi" di dunia saat ini, mulai dari "perdagangan yang tidak setara dan kejam" hingga pemanasan global.

Sekjen PBB Antonio Guterres bergabung dengan sekitar 30 kepala negara dan pemerintahan dari Afrika, Asia, dan Amerika Latin pada pertemuan puncak dua hari di Havana.

Pada pembukaan pertemuan tersebut ia menyerukan dunia yang "lebih representatif dan responsif terhadap kebutuhan negara-negara berkembang", dan menekankan bahwa negara-negara tersebut "terperangkap dalam jalinan krisis global."

Blok tersebut didirikan oleh 77 negara Selatan pada 1964 untuk mengartikulasikan dan mempromosikan kepentingan ekonomi kolektif mereka dan meningkatkan kapasitas negosiasi bersama, menurut situs web kelompok tersebut.

Saat ini organisasi ini memiliki 134 anggota, di antaranya, situs web mencantumkan Tiongkok meskipun raksasa Asia tersebut mengatakan bukan anggota penuh.

Kuba mengambil alih jabatan presiden bergilir pada bulan Januari.

Para pemimpin Amerika Latin seperti Nicolas Maduro dari Venezuela, Gustavo Petro dari Kolombia, dan Alberto Fernandez dari Argentina hadir pada pertemuan tersebut, bersama pemimpin Palestina Mahmoud Abbas, Joao Lourenco dari Angola dan Presiden Mozambik Filipe Nyusi.

Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva tiba Jumat malam.

Tatanan Internasional yang 'Tidak Adil'

Tiongkok diwakili oleh pejabat tinggi Partai Komunis Li Xi, yang mengatakan negaranya "akan selalu menjadikan kerja sama Selatan-Selatan sebagai prioritas" dalam hubungan dengan dunia luar.

Fernandez dari Argentina mengatakan pandemi virus corona menandai perubahan penting dengan "mengekspos ketidaksetaraan" dalam akses negara terhadap vaksin, dan mencatat "90 persen vaksin berada di tangan 10 negara."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

48 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...
Megapolitan
Gardu Induk Gandul Sudah Pu...

Pemerintah Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Kreatif Indonesia

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...
Ekonomi
Rupiah Rentan Melemah, 3 Ag...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.