Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, BNPB Salurkan Bantuan Operasional Penanganan Karhutla di Sumsel

📅 Rabu, 13 Sep 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, BNPB Salurkan Bantuan Operasional Penanganan Karhutla di Sumsel Doc: ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri
Ket. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyerah bantuan operasional penanganan karhutla secara simbolis kepada Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru di Palembang, Selasa (12/9/2023).

Palembang - Gerak cepat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan dana dan peralatan operasional untuk penanganan karhutla di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Palembang, Selasa, mengatakan bantuan tersebut, meliputi dana siap pakai (DSP) sebesar Rp4,5 miliar dan bantuan alat operasional tambahan di antaranya pompa jinjing,nozel, perlengkapan alat pelindung diri (APD), pompa induk, pompa sedang, selang,flexible tank, tenda posko,velbed, pompa apung, serta alat komunikasi.

Ia menjelaskan penambahan anggaran tersebut bertujuan untuk mempercepat penanganan karhutla di Sumsel sebagai salah satu provinsi prioritas rawan karhutla di Indonesia.

BNBP juga akan memindahkan penggunaan dua helikopter pengebom air dari Provinsi Riau dan Kalimantan Barat untuk membantu proses pemadaman di daerah itu.

"Kemudian, kami juga sudah berkoordinasi dengan BMKG untuk segera melakukan teknik modifikasi cuaca (TMC) untuk wilayah Sumsel," katanya.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan total luaslahan gambut di wilayah itu mencapai 1,2 hektare dan sekitar 600 hektare lahan itu berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

"Kabupaten lain Musi Banyuasin dan Banyuasin juga ada lahan gambut, akan tetapi kejadian itu masih terbilang sedikit karhutla karena banyak di sana itu lahan terkelola, sedangkan di OKI ini kebanyakan yang terbakar lahan terbengkalai," katanya.

Selain itu, saat ini Sumsel belum menaikkan status kedaruratan, sebab angka indeks standar pencemar udara (ISPU) masih fluktuatif.

Berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) hingga 2 September 2023, jumlah titik panas di wilayah Sumsel sebanyak 83 titik, sedangkan luaskarhutla pada periode 1 Januari-31 Juli 2023 seluas 1.178,50 hektare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.