Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Jokowi Sebut Upaya Perdamaian di Myanmar Butuh Waktu Panjang

📅 Jumat, 08 Sep 2023, 00:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Jokowi Sebut Upaya Perdamaian di Myanmar Butuh Waktu Panjang Doc: ANTARA/Katriana
Ket. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) berbicara dalam Pertemuan Puncak (KTT ) Ke-20 Asean-India di Balai Sidang Jakarta, Kamis (7/9/2023).

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan upaya Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) untuk membantu mengembalikan perdamaian dan stabilitas di Myanmar, akan membutuhkan waktu yang panjang.

"Tetapi tidak apa kita harus terus berjuang," kata Jokowi ketika menyampaikan pernyataan pers penutupan KTT ke-43 Asean di Jakarta, Kamis. Meskipun demikian, dia menegaskan bahwa Asean tidak akan tersandera oleh isu Myanmar.

"Kapal Asean harus terus melaju untuk terus mewujudkan perdamaian, mewujudkan stabilitas, mewujudkan kemakmuran," tutur Presiden Jokowi.

Dalam KTT kali ini para pemimpin Asean sepakat untuk terus melanjutkan upaya mereka dalam penyelesaian krisis politik di Myanmar, salah satunya dengan membentuk troika di antara keketuaan tahun berjalan, beserta keketuaan tahun sebelum, dan keketuaan tahun selanjutnya.

Mekanisme tersebut baru mulai diterapkan tahun depan ketika keketuaan Laos, yang akan didampingi oleh Indonesia (ketua sebelum) dan Malaysia (ketua selanjutnya), untuk memastikan keberlanjutan penanganan isu Myanmar melalui implementasi Konsensus Lima Poin (5PC).

Konsensus tersebut di antaranya menyebut tentang dialog inklusif nasional yang harus dibangun dan dipimpin oleh rakyat Myanmar(Myanmar-owned and Myanmar-led mechanism)sebagai salah satu upaya penyelesaian krisis, yang dipicu kudeta militer terhadap pemerintah terpilih Myanmar pada 1 Februari 2021.

Selama sembilan bulan menjalankan tugas sebagai ketua Asean, Indonesia mencatat kemajuan dengan melakukan 145 pendekatan dengan sekitar 70 pemangku kepentingan terkait krisis di Myanmar-guna membantu terwujudnya dialog inklusif.

"Kita melihat sudah mulai muncul kepercayaan di antara para pemangku kepentingan, dan (proses pendekatan) ini akan kita lanjutkan," tutur Presiden Jokowi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Daerah
Ribuan Warga Pacitan Mengge...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.