Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korem Tadulako Bantu Pemda Tekan Stunting di Sulteng

📅 Rabu, 06 Sep 2023, 17:04 WIB | Oleh:
Korem Tadulako Bantu Pemda Tekan Stunting di Sulteng Doc: ANTARA/HO-Korem 132/Tadulako
Ket. Kasipers Kasrem 132/Tadulako Kolonel Inf Santoso menyalurkan bantuan makanan tambahan bergizi kepada anak asuh stunting di Kota Palu, Rabu (6/9).

PALU - Korem 132/Tadulako berkomitmen bantu Pemerintah Daerah dalam menekan prevalensi stunting di Provinsi Sulawesi Tengah dengan melakukan berbagai kolaborasi program.

"Penanganan stunting adalah program nasional yang harus di sukseskan, kami salah satu institusi ikut ambil bagian dalam membantu menekan prevalensinya," kata Kasipers Kasrem 132/Tadulako Kolonel Inf Santoso saat menyalurkan bantuan makanan tambahan bergizi kepada anak asuh stunting di Kota Palu, Rabu.

Ia menjelaskan, bentuk intervensi dilakukan Korem salah satunya pemberian bantuan pangan bergizi kepada anak berisiko maupun terkena stunting, karena anak terkena tengkes hal utama dilakukan, yakni perbaikan gizi secara intensif.

Seperti yang dilakukan institusi TNI ini, memberikan bantuan pangan bergizi kepada anak sasaran berupa beras bergizi, telur ayam, susu dan makanan tambahan lainnya.

Setiap anak harus memiliki asupan gizi yang cukup. Dampak stunting sangat berdampak negatif terhadap sumber daya manusia (SDM) masa depan bila tidak ditangani secara dini," ujarnya.

Langkah dilakukan Korem 132/Tadulako menindaklanjuti gagasan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman sekaligus bertindak sebagai bapak asuh anak stunting Indonesia.

Sehingga, jajaran TNI-AD berkomitmen memberikan perhatian khusus kepada masyarakat binaan mereka dalam pemenuhan gizi anak.

Menurut survei status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, angka prevalensi stunting di Sulawesi Tengah mencapai 28,2 persen, angka ini menurun 1,5 persen dari tahun 2021, dan Pemprov Sulteng terus berupaya menekan prevalensinya hingga angka 14 persen pada tahun 2024 sesuai target nasional.

Menurut Santoso, meski tugas Pokok TNI menjaga kedaulatan negara, namun upaya pencegahan stunting merupakan bagian dari tanggung jawab sosial yang harus dilakukan, karena menyangkut kepentingan masa depan bangsa.

"Paling tidak bantuan pangan ini dapat membantu memulihkan gizi anak. Sebagaimana arahan Pangdam XIII/Merdeka, prajurit TNI dapat berkontribusi membantu percepatan penanganan stunting melalui berbagai program, diantaranya meningkatkan ketahanan pangan pada sektor pertanian dan pembangunan keluarga sehat," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.