Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BRICS Sepakati Mekanisme untuk Perluasan Negara Anggota

📅 Kamis, 24 Agu 2023, 12:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
BRICS Sepakati Mekanisme untuk Perluasan Negara Anggota Doc: ANTARA/REUTERS/GIANLUIGI GUERCIA
Ket. Menlu Rusia Sergei Lavrov meghadiri sesi pleno saat Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pidato nya secara virtualdalam KTT BRICS 2023 di the Sandton Convention Centre, Johannesburg, Afrika Selatan pada 23 Agustus 2023.

JOHANNESBURG - Para pemimpin blok negara-negara berkembang utama, BRICS - Brazil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan - telah menyepakati mekanisme untuk mempertimbangkan masuknya anggota baru, kata menteri luar negeri Afsel pada Rabu (23/8).

Persetujuan untuk memperluas itu memuluskan jalan bagi puluhan negara yang tertarik untuk bergabung dengan kelompok tersebut, yang telah berikrar untuk menjadi jawara bagi negara-negara berkembang "Selatan Global".

Perluasan BRICS menjadi agenda utama dari KTT yang berlangsung di Johannesburg, ibu kota komersial Afrika Selatan.

Meski seluruh anggota BRICS telah menyatakan dukungannya untuk mengembangkan blok tersebut, tetapi ada perbedaan pendapat di antara para pemimpinnya mengenai seberapa besar dan seberapa cepat perluasan itu perlu dilakukan.

"Kami telah sepakat dalam masalah perluasan," kata Naledi Pandor di Radio Ubuntu, sebuah stasiun yang dikelola oleh pihak kementerian luar negeri Afrika Selatan.

"Kami memiliki dokumen yang kami adopsi guna menetapkan pedoman dan prinsip, serta proses untuk mempertimbangkan negara-negara yang ingin menjadi anggota BRICS...Itu sangat positif," lanjutnya.

Pandor mengatakan para pemimpin blok tersebut akan membuat pengumuman lebih rinci mengenai perluasan tersebut sebelum pertemuan puncak berakhir pada Kamis.

Lebih dari 40 negara telah menyatakan minatnya untuk bergabung dengan BRICS, kata para pejabat Afrika Selatan.

Sebanyak 22 negara - termasuk Iran, Venezuela dan Aljazair - telah secara resmi meminta untuk diterima, menurut para pejabat Afrika Selatan.


Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.