Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Melaut, BMKG Imbau Nelayan Kalteng Waspadai Gelombang Tinggi 2,5 Meter

📅 Rabu, 16 Agu 2023, 16:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Melaut, BMKG Imbau Nelayan Kalteng Waspadai Gelombang Tinggi 2,5 Meter Doc: ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Ket. Kapal nelayan yang sandar di pelabuhan perikanan Kumai, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat.

Palangka Raya - Jangan melaut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tjilik Riwut Palangka Raya mengimbau nelayan dan masyarakat di sepanjang pesisir perairan wilayah selatan Kalimantan Tengah (Kalteng) mewaspadai potensi terjadinya gelombang laut setinggi 2,5 meter.

"Prospek tinggi gelombang mingguan di wilayah perairan selatan Kalimantan Tengah berpotensi sekitar 1 hingga 2,5 meter," kata Prakirawan BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya Alfandy di Palangka Raya, Rabu.

Pihaknya meminta masyarakat di wilayah pesisir dan nelayan berhati-hati ketika beraktivitas di laut.

BMKG meminta warga pesisir juga waspada adanya pertumbuhan awan konvektif atau awan Cumulonimbus (CB).

Pertumbuhan awan ini dapat berpotensi menjadikan hujan intensitas sedang hingga lebat dan menimbulkan angin kencang, serta menambah tinggi gelombang air laut.

Alfandy mengatakan kecepatan angin dilihat dari potensinya selama sepekan ke depan, antara 10-20 kilometer per jam. Angin umumnya bertiup dari arah tenggara menuju barat daya.

Selama sepekan mendatang, cuaca wilayah Kalteng diperkirakan secara umum cerah berawan, namun di wilayah Kalteng bagian utara diperkirakan berpotensi sedang hingga lebat.

Suhu udara berkisar 23 hingga 34 derajat Celcius. Kelembaban udara berkisar 45 hingga 100 persen.

Masyarakat juga diminta waspada terhadap dampak bencana yang ditimbulkan, seperti adanya genangan air, banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Jika melihat fenomena tersebut, katanya, masyarakat diminta waspada dan segera mencari tempat teduh, namun tidak di bawah pohon.

Saat terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir, masyarakat diminta segera mencari tempat berlindung yang aman, seperti di dalam rumah atau gedung.

Untuk dapat memperbaharui informasi perkembangan cuaca, masyarakat dapat mengakses layanan yang diberikan BMKG melalui laman resmi BMKG, aplikasi BMKG dan berbagai media sosial BMKG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Jarak Pandang Terbatas, Ban...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.