Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemindahan IKN Simbol Lompatan Bangsa Indonesia

📅 Rabu, 12 Jul 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Pemindahan IKN Simbol Lompatan Bangsa Indonesia Doc: ISTIMEWA
Ket. Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara

BANDUNG - Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Nusantara, Kalimantan Timur, merupakan simbol lompatan bagi bangsa Indonesia. Pemindahan itu bukan sekadar memindahkan perangkat pemerintahan, gedung-gedung, serta infrastruktur saja.

"Pemindahan Ibu Kota menjadi simbol lompatan bagi bangsa Indonesia untuk melakukan transformasi menuju Indonesia yang lebih maju dan adaptif terhadap perubahan," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemenkominfo, Usman Kansong, yang hadir secara daring dalam CreativeTalks Pojok Literasi dengan tema Menuju Ibu Kota Nusantara yang Berkelanjutan: Inovasi dan Tantangan yang digelar di Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/7).

Seperti dikutip dari Antara, Usman mengatakan IKN bakal mengintegrasikan enam klaster ekonomi yaitu industri teknologi bersih, farmasi terintegrasi, industri pertanian berkelanjutan, ekowisata dan pariwisata kebugaran, bahan kimia dan produk kimia, serta energi rendah karbon.

"Ditambah dua klaster pendukung, klaster smart city dan pusat industri 4.0, serta klaster pendidikan terkini," kata dia.

Menurutnya, pengembangan semua klaster itu akan mengimplementasikan inovasi-inovasi yang diharapkan memicu perkembangan daerah-daerah lainnya di seluruh Indonesia.

Namun, menurutnya lagi, tidak semua kalangan masyarakat dapat menerima inovasi dengan mudah. Karena inovasi bisa mengubah tatanan yang sudah ada, merombak mekanisme yang sudah bertahun-tahun dijalankan, bahkan mengubah pola pikir yang telah dilakukan dengan cara lama.

"Oleh karena itu, berbicara mengenai inovasi IKN tidak dapat terlepas dari komunikasi publik, agar masyarakat dapat menerima inovasi yang kita harapkan serta mendukung pemindahan ibu kota ke IKN," kata dia.

Partisipasi Masyarakat

Di samping itu, menurutnya, pemerintah sangat mungkin untuk membuka partisipasi masyarakat dalam memberikan inovasi demi memajukan IKN sebagai simbol kemajuan bangsa.

"Kita paham betul banyak sekali SDM masyarakat Indonesia yang ahli di bidangnya yang bisa memberikan sumbangsih bagi bangsa," kata Usman.

Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Kemenhub, M Kristi Endah Murni, mengatakan proses pembangunan bandara VVIP di IKN Nusantara dalam tahap penyiapan dokumen perencanaan.

"Terkait pembangunan bandara VVIP di IKN dapat kami sampaikan untuk posisi saat ini proses pembangunan bandara VVIP di IKN berada dalam tahap penyiapan dokumen perencanaan yang mencakup studi kelayakan, rencana induk, penetapan lokasi serta rencana teknis rinci," kata Kristi.

Untuk posisi penganggaran pembangunan bandara VVIP di IKN saat ini belum masuk dalam alokasi daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) 2023 dan pagu indikatif 2024. "Sehingga pada tahun 2023 akan dilakukan revisi anggaran dan tahun 2024 diusulkan penambahan anggaran," ungkap Kristi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 31 Tahun 2023 tentang Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Bandar Udara Very Very Important Person (VVIP) untuk Mendukung IKN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

43 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.