Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Euclid, Teleskop untuk Mengungkap Materi Gelap

📅 Rabu, 05 Jul 2023, 06:10 WIB | Oleh:

"Kami bertujuan untuk melakukan sesuatu yang sangat menantang atau sesuatu yang sangat ambisius, yaitu memetakan sepertiga dari langit penuh," kata Cañas.

Amati Sepertiga Langit

Gambar pertama dari teleskop luar angkasa James Webb dari NASA adalah gambar inframerah terdalam dan tertajam dari alam semesta jauh hingga saat ini. Namun hal itu hanya sebagian dari langit seukuran butiran pasir di ujung jari di lengan yang terentang. Jadi bayangkan berapa banyak bintang dan galaksi yang ada di sepertiga dari seluruh langit, dan berapa banyak planet.

Baik James Webb maupun Euclid keduanya adalah teleskop luar angkasa, tetapi memiliki tujuan yang berbeda. Cermin Euclid berdiameter 1,2 meter, dibandingkan dengan cermin Webb yang berukuran 6,5 meter. Tapi James Webb seperti pensil presisi yang membuat sketsa dengan detail halus, ia melihat ke bagian langit yang sangat kecil dengan detail yang menakjubkan.

Sementara Euclid lebih seperti kuas yang dapat menutupi petak besar langit dengan cepat. Meskipun ukuran cermin yang lebih kecil namun kinerjanya tidak lebih rendah dari James Webb. "Euclid benar-benar akan mengambil gambar langit beresolusi sangat tinggi yang akan menghasilkan gambar yang sangat indah," ungkap Rix.

Alam semesta ini menurut para astronom berubah dari waktu ke waktu. Euclid akan melihat sekilas ke masa lalu dengan melihat cahaya yang membutuhkan waktu untuk untuk melakukan perjalanan melalui luasnya ruang. Misalnya, dibutuhkan waktu delapan menit cahaya untuk melakukan perjalanan dari Matahari ke Bumi.

Jadi, pada jarak yang lebih jauh, semakin jauh melihat, semakin awal melihat alam semesta. Galaksi-galaksi ini bisa sangat jauh, dengan cahayanya membutuhkan waktu hingga 10 miliar tahun untuk mencapai Bumi. Sebagai referensi, usia alam semesta adalah sekitar 13,8 miliar tahun.

Tujuannya di sini adalah untuk mendapatkan pemahaman terbaik sampai saat ini di mana galaksi berada di alam semesta jauh hingga 10 miliar tahun cahaya jauhnya. Bukan hanya itu juga bagaimana bentuk alam semesta jauh berevolusi dari waktu ke waktu.

Tetapi untuk lebih memahami bagaimana ini dapat membantu menjawab pertanyaan yang disebutkan sebelumnya dan bagaimana semua ini terkait dengan materi gelap dan energi gelap, pertama-tama perlu berbicara tentang alam semesta yang gelap. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.