Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BP Tapera Cetak Rekor Penyaluran Rumah Subsidi 2025: Hampir 280 Ribu Unit Tersalur

📅 Jumat, 02 Jan 2026, 03:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
BP Tapera Cetak Rekor Penyaluran Rumah Subsidi 2025: Hampir 280 Ribu Unit Tersalur Doc: Antara
Ket. Suasana kompleks perumahan rumah subsidi di Serang, Banten.

Jakarta - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mengungkapkan penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) rumah subsidi pada 2025 mencapai 278.868 unit.

"Penyaluran dana FLPP tahun 2025 ditutup di level tertinggi sepanjang sejarah di angka 278.868 unit senilai Rp34,64 triliun dari 40 bank penyalur pada 22 Asosiasi Perumahan yang tersebar di 13.249 perumahan yang dikelola oleh 8.113 pengembang pada 33 provinsi dan 401 kabupaten/kota," ujar Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (1/1).

Penerima manfaat dana FLPP tersebut meliputi pekerja swasta hingga 205.311 unit rumah (73,63 persen), wiraswasta sebanyak 39.218 unit rumah (14,06 persen), PNS sebanyak 20.814 unit rumah (7,46 persen), TNI/Polri sebanyak 5.409 unit rumah (1,94 persen), lainnya 8.083 unit rumah (2,90 persen) serta 33 unit lain dari segmen lainnya (0,01 persen).

Jika dibandingkan dengan 2024, penerima manfaat FLPP dari pekerja swasta mengalami peningkatan sebesar 31,3 persen, wiraswasta mencapai peningkatan hingga 58,7 persen, PNS jauh lebih tinggi pertumbuhannya hingga 145,7 persen, TNI/Polri mengalami peningkatan hingga 36,9 persen.

Provinsi Jawa Barat masih menjadi provinsi tertinggi penerima manfaat FLPP di seluruh Indonesia dengan capaian 62.591 unit rumah atau 22,44 persen.

Diikuti, oleh provinsi lainnya yaitu Jawa Tengah (24.470 unit/8,77 persen), Sulawesi Selatan (23.255 unit/8,34 persen), Banten (18.966 unit/6,80 persen), Jawa Timur (18.361 unit/6,58 persen).

Kabupaten Bekasi masih meraih peringkat pertama penerima manfaat FLPP di Indonesia sebesar 14.702 unit rumah/19 persen disusul oleh 9 kabupaten kota lainnya yaitu Kabupaten Bogor (10.195 unit rumah/13 persen), Kabupaten Tangerang (8.246 unit rumah/11 persen).

Kemudian Kabupaten Karawang (7.097 unit rumah/9 persen), Kota Kendari (6.895 unit rumah/9 persen), Kabupaten Maros (6.233 unit rumah/8 persen), Kota Palembang (6.198 unit rumah/8 persen), Kabupaten Deli Serdang (5.992 unit rumah/8 persen), Kabupaten Kubu Raya (5.246 unit rumah/7 persen) dan Kabupaten Gowa (5.242 unit rumah/7 persen).

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyampaikan realisasi penyaluran dana FLPP mencapai 79,68 persen dari target yang ditetapkan pemerintah sebesar 350 ribu unit rumah.

“Walaupun tidak sampai ke titik 350 ribu unit, namun pencapaian tahun ini adalah yang tertinggi sepanjang sejarah penyaluran dana FLPP sejak 2010. Dengan komposisi 99,99 persen atau 278.865 unit merupakan rumah tapak dan sisanya 0,001 persen (tiga unit) rumah susun,” ujar Heru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.