Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengenal Bakteriofag, Virus Baik Mirip Antibiotik yang Melawan Infeksi Bakteri

📅 Sabtu, 24 Jun 2023, 13:46 WIB | Oleh: Tim Penulis

Meski termasuk ke dalam golongan virus, bakteriofag hanya menginfeksi bakteri dan tidak dapat menginfeksi manusia, sehingga aman untuk mengobati penyakit infeksi pada manusia.

Secara efektif, bakteriofag dapat membunuh bakteri yang menjadi targetnya. Seperti virus lainnya, bakteriofag juga terbagi menjadi dua jenis berdasarkan siklus hidupnya, litik dan lisogenik. Bakteriofag litik menghancurkan sel bakteri dan memperbanyak diri. Sedangkan bakteriofag lisogenik 'membajak' sistem metabolisme dari bakteri dan mengintegrasikan materi genomnya.

Bakteriofag litik adalah jenis yang digunakan untuk tujuan terapi. Oleh karena itu, bakteriofag sangat efektif untuk menghentikan infeksi yang disebabkan oleh bakteri patogen. Seperti infeksi pada saluran pernafasan, disentri, infeksi saluran kemih, dan infeksi bakteri secara luas.

Bakteriofag juga telah digunakan untuk mengobati penyakit infeksi bakteri pada pasien dengan imunitas lemah (misalnya pasien cystic fibrosis, penyakit keturunan yang menyebabkan lendir dalam tubuh jadi lengket).

Meskipun memiliki karakteristik antibakteri seperti antibiotik, bakteriofag memiliki perbedaan kharaktersitik yang secara ilmiah dinilai lebih 'menguntungkan' dibandingkan antibiotik.

Pertama, bakteriofag sangat spesifik. Dia hanya dapat menginfeksi bakteri dari beberapa strain dalam spesies yang sama. Sangat berbeda dengan antibiotik yang dapat menarget bakteri dengan spektrum yang sangat luas, termasuk bakteri-bakteri yang menguntungkan untuk tubuh.

Kondisi ini dapat menyebabkan 'efek samping' berupa ketidakseimbangan mikrobioma yang ada di dalam tubuh, dan menyebabkan keluhan kesehatan lainnya.

Untuk tujuan terapi dengan beberapa jenis bakteri, biasanya bakteriofag di produksi dalam bentuk koktail. Maksudnya, beberapa jenis bakteriofag dikombinasikan untuk menarget beberapa galur atau spesies bakteri yang berbeda.

Kedua, berbeda dengan antibiotik yang merupakan senyawa kimia murni, bakteriofag adalah entitas biologi yang kompleks. Dia ikut berevolusi dengan inangnya, yaitu bakteri. Konsentrasi bakteriofag yang dibutuhkan untuk 'menghilangkan' bakteri dari situs infeksi juga selaras dengan jumlah bakteri yang hidup.

Sebaliknya, ketika bakteri hidup yang ditarget jumlahnya sedikit, maka bakteriofag juga akan menyesuaikan tingkat produksi progeninya.

Selain itu, meskipun resistensi terhadap bakteriofag juga dapat muncul secara alami, tapi bakteriofag adalah entitas hidup yang dapat melawan resisten tersebut dengan mekanisme atau strategi infeksi yang baru.

Mereka berbeda dengan antibiotik yang bersifat 'pasif' atau statis.

Kemajuan terapi bakteriofag secara global

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.