Dito: Ajang Potradnas Upaya Lestarikan Olahraga Tradisional
📅 Rabu, 14 Jun 2023, 06:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Istimewa
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, mengatakan penyelenggaraan Pekan Olahraga Tradisional Nasional (Potradnas) IX 2023 diharapkan dapat terus melestarikan olahraga tradisional, dan ini merupakan salah satu misi penyelamatan budaya Indonesia.
"Penyelenggaraan Potradnas ini juga merupakan misi penyelamatan budaya Indonesia dari banyaknya pengaruh budaya asing terutama efek digitalisasi," kata Dito di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Selasa (13/6), saat membuka acara Potradnas IX 2023.
Dito mengatakan dengan digelarnya Potrandas diharapkan dapat ikut serta melestarikan olahraga tradisional yang saat ini sudah mulai ditinggalkan, terutama oleh anak-anak karena maraknya penggunaan teknologi, khususnya telepon pintar.
Menurut dia, Kemenpora juga berupaya memperbaiki kemasan olahraga tradisional, agar bisa diminati oleh anak-anak muda, sehingga warisan dari nenek moyang bisa terjaga dan dapat dilestarikan.
"Kami dari pemerintah pusat sangat mendukung digelarnya pekan olahraga tradisional. Dan mungkin ke depan bisa terus diperbaiki, agar bisa lebih terkenal lagi, serta dapat digemari oleh anak-anak muda," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dito pun menambahkan Kemenpora juga sedang berupaya mendorong olahraga tradisional agar dapat dipertandingkan di ajang-ajang yang lebih bergengsi, terutama tingkat internasional, seperti SEA Games, Asian Games, dan juga Olimpiade.
Ia menjelaskan saat ini pihaknya terus berdiplomasi, agar olahraga tradisional seperti pencak silat, hadang, dan lainnya, dapat diakui oleh dunia luas.
Menurut Dito upaya tersebut merupakan salah satu upaya untuk terus melestarikan olahraga tradisional, dan apa yang sudah ada tidak hilang dimakan zaman.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami sedang berdiplomasi, agar olahraga tradisional Indonesia bisa dipertandingkan di Olimpiade. Contohnya seperti pencak silat dan hadang, itu salah satu langkah kami untuk melestarikan olahraga tradisional," ucap Dito Ariotedjo. Ant/And
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!