Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gak Salah Nih, Bocah Difabel Mau Taklukkan Everest? Luar Biasa

📅 Rabu, 14 Mei 2025, 16:01 WIB | Oleh:
Gak Salah Nih, Bocah Difabel Mau Taklukkan Everest? Luar Biasa Doc: ant
Ket. anggi (tengah)

JAKARTA – Pendaki disabilitas Anggi Wahyuda ingin mendaki Gunung Everest di Nepal dalam “Program Satu Langkah Lagi.” Niat Anggi mendapat dukungan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo.

“Fundamental dari nilai-nilai keberanian, semangat berjuang, pantang menyerah, dan lain-lain yang dibawa Anggi harus disebarkan secara luas," kata Dito Ariotedjo dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Menpora mendukung biaya untuk memenuhi kebutuhan Anggi dalam menjalankan program yang dimulai 17 Mei.

Pendakian gunung, kata dia, merupakan bagian dari olahraga rekreasi, namun gerakan sosial yang diusung Anggi tersebut patut disebarkan secara luas di masyarakat.

"Nilai-nilai yang diusung Anggi perlu kita salurkan ke semua generasi muda. Ini bukan hanya soal pendakian gunung, tetapi menembus bataslah yang perlu dijadikan contoh," katanya.

Anggi Wahyuda merupakan penyandang disabilitas yang berjalan menggunakan alat bantu tongkat, setelah kaki kanannya diamputasi akibat kecelakaan pada 2015.

Dalam pendakian terbarunya, pria asal Binjai, Sumatera Utara itu mampu menaklukkan puncak Gunung Leuser di Aceh dalam Program Menembus Batas.

Dia mengaku senang dengan program-program pendakian yang dilakukan karena nilai-nilai yang disebarkan melalui dokumentasi perjalanan pendakian telah memberikan inspirasi positif bagi banyak orang.

"Bahkan sampai sekarang itu mungkin hingga 20 orang gagal bunuh diri karena termotivasi dengan konten-konten pendakian saya," katanya.

Kini, pria 24 tahun itu bersiap melanjutkan program pendakian menyasar gunung tertinggi di dunia Gunung Everest dengan waktu perjalanan selama 11 hari.

Anggi berharap, aksi pendakian Gunung Everest dapat membuat semakin banyak masyarakat terinspirasi untuk berjuang menaklukkan keterbatasan dalam kehidupan.

"Konten pendakian ini tidak hanya untuk orang-orang disabilitas tetapi buat semua orang yang mengalami masalah mental, tidak percaya diri, ayo kita semangat untuk buktikan bahwa batas kemampuan manusia itu bukan pada fisik tetapi pada kemauan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.