Kutil Kelamin yang Dibiarkan Bisa Berubah Menjadi Kanker
📅 Minggu, 04 Jun 2023, 20:08 WIB | Oleh: Haryo Brono"Bentuk kutil akan berbeda tergantung pada lokasinya. Bentuk yang menyerupai kembang kol dapat ditemukan pada area mukosa yang hangat, lembab dan tidak berambut seperti di sekitar labia minora dan liang vagina. Kemudian bentuk bintil keabuan gelap pada umumnya dapat ditemukan pada batang penis, area sekitar anus dan perineum," jelas dr. Amel.
Kutil kelamin tentu bisa dicegah, khususnya lewat langkah pertama yaitu vaksin HPV. "Ini yang disebutlife before genital warts, perlu ada pertahanan yang kuat. Vaksin HPV memiliki efektivitas yang sangat tinggi dalam mencegah infeksi HPV pada serviks bila diberikan sebelum terjadi paparan terhadap virus, tepatnya sebelum aktif secara seksual (usia 9-12 tahun).
Beberapa penelitian dan data terkini pun menunjukkan bahwa vaksin HPV menurunkan risiko prekanker dan kanker serviks. Sejak vaksin HPV ini pertama kali direkomendasikan pada tahun 2006 infeksi HPV yang menyebabkan kanker dan kutil kelamin telah berkurang 88 persen pada remaja dan 81 persen pada perempuan dewasa." tuturnya.
Vaksin nine-valent juga diklaim 100 persen efektif dalam mencegah infeksi serviks, vulva, vagina dan pra kanker yang disebabkan oleh HPV tipe 16,18, 31, 33, 45, 52 dan 58. Perlindungan terhadap infeksi HPV bertahan selama 10 tahun untuk vaksin quadri-valent, 11 tahun untuk vaksin bi-valent dan 6 tahun untuk vaksin nine-valent.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ada baiknya setiap orang selalu aware akan kondisi klinis masing-masing, sehingga jika memang terjadi, deteksi dini dan penegakan diagnosis yang tepat bisa dilakukan untuk menentukan terapi yang paling tepat. Hal ini tentu dilakukan agar tidak berkembang menjadi sel prakanker dan kanker serviks. Mereka yang hamil pun harus lebihawarekarena mereka rentan terinfeksi HPV yang sebabkan profil hormon dalam kehamilan dan rendahnya sistem imun," kata dr Amelia.
Ia menambahkan, infeksi HPV dapat ditularkan ke janin melalui plasenta dan cairan amnion. Melihat banyaknya risiko tinggi yang bisa dialami, maka penting untuk memahami bagaimana melakukan pencegahan dan menjalani life before genital warts.
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Yustin Sumito, SpKK, menyatakan, kekambuhan dan kesembuhan kutil kelamin pada dasarnya tergantung pada bagaimana seseorang menjalani kehidupannyaafter genital warts, bagaimana pasien patuh terhadap pengobatan, status imunodefisiensi, serta melakukan tindakan preventif agar tidak terjadi kekambuhan. Namun secara umum, pasien dengan kutil kelamin menunjukkan respon terhadap terapi dalam kurun waktu 3 bulan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Angka kesembuhan atau klirens komplit kutil kelamin, tambahnya, setelah pemberian terapi topikal (seperti podofilotoksin dan krim imiquimod 5 persn) berkisar antara 35 persen-83 persen. Pada pemberian terapi topikal, angka kekambuhan berkisar antara 6 persen dan 55 persen," katanya.
Sementara itu, angka klirens komplit persisten kutil kelamin dengan terapi non-topikal (contoh: terapi laser) berkisar antara 22 persen - 93 persen. Pada penggunaan sinecatechins, angka klirens kutil kelamin secara keseluruhan dapat mencapai 57,2 persen.
"Pada penanganan kutil kelamin, tujuan utama terapi adalah untuk menghilangkan lesi terkait HPV, bukan untuk menghilangkan infeksi HPV-nya. Beberapa pilihan terapi yang tersedia yaitu dengan agen topikal, agen non-topikal, dan terapi fotodinamika," tutur dr. Yustin.
Agen topikal, jelasnya, seperti tinktura podofilin 25 persen, larutan asam trikloroasetat 80-90 persen, podofilotoksin 0,5 persen, imiquimod 5 persen, dan sinecatechins. Untuk agen non-topikal bisa dengan krioterapi (bedah beku), bedah kauterisasi, laser CO2, dan bedah eksisi. Berikutnya dengan terapi Fotodinamika yang menggunakan agen yang dapat tersensitisasi oleh cahaya.
"Inovasi terapi saat ini yang juga kami jalankan adalah terapi kombinasi dengan menggunakan bahan topikal, yaitu dengan High-Intensity Focused Ultrasound (HIFU) yang dilihat sebagai salah satu alternatif yang berpotensi meningkatkan angka kesembuhan pasien dengan kutil kelamin. Efikasinya dapat mencapai 97 persen," jelas dr. Yustin.
Selain itu, sekali lagi, yang juga tak kalah penting setelah seseorang mengalami kutil kelamin adalah vaksinasi. Saat ini, terdapat tiga jenis vaksin HPV yang direkomendasikan, yaitu: Vaksin HPV 9-valent (Gardasil 0,9vHPV untuk HPV tipe 6, 11, 16, 18, 31, 33, 45, 52, 58); Vaksin HPV kuadri-valent (Gardasil, 4vHPV untuk HPV tipe 6, 11, 16, 18); dan Vaksin HPV bivalen (Cervarix, 2vHPV untuk HPV tipe 16, 18).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!