Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penguatan Kolaborasi, AS dan Jepang Akan Tingkatkan Kerja Sama Militer dengan Korsel

📅 Jumat, 02 Jun 2023, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penguatan Kolaborasi, AS dan Jepang Akan Tingkatkan Kerja Sama Militer dengan Korsel Doc: Antara/Xinhua/Cheng Dayu
Ket. File - Parade militer Tentara Rakyat Korea di Pyongyang, ibu kota Korea Utara, pada 15 April 2017 yang memamerkan rudal.

Ankara - Penguatan kolaborasi. Amerika Serikat dan Jepang pada Kamis bersepakat meningkatkan kerja sama militer trilateral dengan Korea Selatan untuk menghadapi Korea Utara, menyusul peluncuran satelit mata-mata militer Korut yang gagal.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin bertemu Menhan Jepang Yasukazu Hamada di Tokyo untuk membahas peningkatan kerja sama militer, menurut laporan Kyodo News.

Austin tiba di Tokyo dalam lawatannya ke empat negara: Jepang, India, Prancis, dan Singapura.

Kedua menhan sepakat untuk meningkatkan kerja sama dengan Korsel dan Australia dan memperkuat kemampuan pencegahan dan respons mereka, termasuk kemampuan menyerang target di wilayah musuh, menurut laporan itu.

"AS akan mengambil langkah yang dibutuhkan untuk melindungi keamanan negaranya dan negara-negara sekutunya," kata Kyodo mengutip Austin dalam konferensi pers bersama.

Hamada mengatakan bahwa Jepang dan AS tidak akan menolerir "upaya sepihak untuk mengubahstatus quo".

Jepang dan Korsel merupakan sekutu dekat AS di kawasan itu.

Pada Rabu, Korut meluncurkan roket peluncur satelit jenis baru "Chollima-1" yang jatuh di perairan Laut Barat Korea.

AS, Jepang, dan Korsel mengecam keras peluncuran Korut tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran berat terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB.

Menanggapi kerja sama militer AS-Jepang yang mengacu pada "paksaan China", juru bicara Kementerian Luar Negeri China pada Kamis mengatakan bahwa itu bukan paksaan China, melainkan paksaan AS.

"China selalu meyakini bahwa kerja sama militer harus kondusif bagi perdamaian dan stabilitas regional, dan tidak seharusnya menargetkan pihak ketiga atau merugikan kepentingan pihak ketiga," kata Global Times mengutip juru bicara tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.