Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rawan Kekeringan, Pemkab Bangkalan Bantu Tandon Air 61 Desa

📅 Selasa, 23 Mei 2023, 20:27 WIB | Oleh:
Rawan Kekeringan, Pemkab Bangkalan Bantu Tandon Air 61 Desa Doc: ANTARA/HO-Kominfo Bangkalan
Ket. Kantor BPBD Kabupaten Bangkalan (ANTARA/HO-Kominfo Bangkalan)

BANGKALAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur memberikan bantuan tandon penampungan air kepada 61 rawan kekeringan pada musim kemarau kali ini.

"Ke 61 desa yang rawan kekeringan ini, tersebar di sembilan kecamatan," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan Heri Susianto di Bangkalan, Selasa.

Sebanyak sembilan kecamatan itu, antara lainBlega, Arosbaya, Klampis, Modung, Galis, Kokop, Kwanyar, dan Tanah Merah.

Di Kecamatan Blega, bencana kekeringan rawan melanda Desa Panjalinan, Alas Rajah, Bates, Gigir, dan Pengeran Gedungan.

Di Kecamatan Arosbaya, desa yang rawan mengalami kekeringan meliputi Desa Batonaong, Karang Duwak, Glagga, Pandan Lanjang, dan Ombhul.

"Kalau di Kecamatan Klampis berdasarkan pendataan tim kami terdiri dari Desa Banteyan, Bragang, Lergunong, Penyaksaghan, Tenggun Dajah, Manonggal, Larangan Glintong, Larangan Sorjan, dan Desa Bulung," katanya.

Selanjutnya di Kecamatan Modung sebanyak satu desa, yakni Desa Kolla dan di Kecamatan Sepuluenam desa, yakniSaplasah, Gunilap, Kelbung, Bangsareh, Klapayan, danGengsean.

Di Kecamatan Galis desa yang rawan mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih saat kemarau, meliputiKajuanak, Galis, Pekadan, Banyubunih, Separagh, Bangpendeh, Tlagah, Tellok, Longkek, Daleman, dan Kranggan Temor.

Berikutnya di Kecamatan Kokop meliputi Desa Dupok, Bandasoleh, Batokorogen, Tramok, Katol Timur, Lembung Gunong, Ampara'an, Kokop, Tlokoh, Durjan, Mano'ang, Mandung, dan Bendeng Laok.

Di Kecamatan Kwanyar meliputi Desa Gunungsereng, Sumur koneng, danMurombuh.

Di Kecamatan Tanah Merah terdiri atas Desa Tanah Merah laok, Pangeleyan, Padurungan, Pacentan, Dlambah Dajah, Kranggan Barat,Buddan, danMrecah.

Selain memberikan bantuan tandon dan jerigen, pihaknya juga telah menyampaikan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat yang tinggal di 61 desa itu agar hemat dalam menggunakan air.

"Sebab berdasarkan prakiraan, musim kemarau di prediksi sampai Oktober 2023," katanya.

Saat ini, BPBD Pemkab Bangkalan juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Bangkalan untuk menyamakan jadwal bantuan air bersih ke desa-desa yang rawan mengalami kekeringan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

5 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.