“Stella Nova', Awal Mula Teori Tentang Supernova Dikembangkan
📅 Jumat, 14 Apr 2023, 06:40 WIB | Oleh: Haryo BronoSupernova adalah iluminasi singkat dan terang dari sebuah bintang masif di akhir masa hidupnya melalui ledakan di mana bintang asli itu sendiri dihancurkan. Luminositas bintang meningkat jutaan hingga miliaran kali lipat, untuk waktu yang singkat menjadi seterang seluruh galaksi.
Seperti yang mungkin diketahui, kecerahan supernova (dilihat dari Bumi) bergantung pada massa bintang aslinya, jaraknya dari Bumi, dan banyak faktor penentu lainnya. Informasi tentang energi yang dikeluarkan selama ledakan memberikan sisa-sisa supernova.
Dalam kasus SN 1604, para ilmuwan di seluruh dunia masih meneliti masalah ini, mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi selama ledakan tersebut. Pada tahun 1941, teleskop 100 inci dari Observatorium Mount Wilson menemukan nebula lemah dengan kecerahan sekitar 19 magnitudo di lokasi dari sisa supernova 1604.
Hanya beberapa filamen yang dapat dilihat di cahaya tampak, tetapi sisa supernova merupakan sumber radio yang kuat. Diameternya sekitar 4 menit busur. Jarak objek tidak diketahui secara pasti dan berada antara 3 dan lebih dari 7 kiloparsec (kpc) atau 10.000 hingga 23.000 tahun cahaya, tergantung model yang digunakan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Para peneliti di NASA mempertanyakan fakta-fakta yang diketahui tentang sisa-sisa supernova dan menemukan beberapa perilaku tidak biasa menggunakan Observatorium Sinar-X Chandra dimana setiap sisa-sisa supernova memiliki warna yang menggambarkan jenis energi yang berbeda.
Berdasarkan gambar-gambar tersebut, mereka sebelumnya menyimpulkan supernova itu adalah Tipe Ia, yang biasanya muncul setelah katai putih bertambah massanya hingga menjadi tidak stabil dan hancur.
Melalui studi lebih lanjut dari aspek-aspek menarik ini, para peneliti sampai pada kesimpulan bahwa ledakan supernova ini jauh lebih kuat dan terjadi pada jarak yang jauh, lebih jauh dari yang diperkirakan sebelumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meskipun pendekatan utama dalam bidang studi ini telah dicapai dalam beberapa tahun terakhir, tidak setiap detail dari peristiwa yang terjadi lebih dari 400 tahun yang lalu ini terungkap. hay/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!