Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

India Merupakan Negara Penting bagi Indonesia

📅 Sabtu, 08 Apr 2023, 09:33 WIB | Oleh:

Sagarmala: Bertujuan untuk mengembangkan serangkaian pelabuhan di India dan meningkatkan konektivitas dengan pusat ekonomi utama dan sekitarnya melalui perluasan layanan kereta api, air pedalaman, pesisir dan jalan raya;

International Solar Alliance (Aliansi Tenaga Surya): suatu inisiatif plurilateral yang menggalang 121 negara yang berada pada lokasi antara Tropical Cancer dan Tropical Capricorn, baik sebagian maupun seluruh wilayah, dan bertujuan untuk pemanfaatan tenaga surya untuk sumber energi (bersih), dan guna mengurangi ketergantungan energi pada bahan bakar fosil, disebabkan keprihatinan negara-negara berkembang tentang perubahan iklim untuk kemudian beralih ke energi rendah karbon;

Production Linked Incentive (PLI); Merupakan insentif keuangan yang diluncurkan oleh pemerintah India pada 1 April 2020, yang bertujuan untuk menjadikan India sebagai pusat manufaktur dan meningkatkan ekspor sebagai skema lanjutan dari Aatmanirbhar Bharat.

Perguruan tinggi di India dikenal cukup bagus, namun warga negara Indonesia sangat minim menempuh pendidikan di Indonesia. Bisa dijelaskan apa yang menjadi hambatan atau kendala?

Secara umum, jumlah siswa asing di India memang masih rendah. Tercatat pada tahun 2021 di India terdapat 48,000 siswa asing, jauh di bawah misalnya AS atau Australia yang mencapai 600-700 ribu siswa. Siswa asing tersebut kebanyakan berasal dari negara tetangga (Nepal, Bangladesh, Bhutan, Afghanistan), Negara-negara Afrika seperti Sudan, Tanzania, dan Nigeria. Dari sini dapat dilihat bahwa India secara umum belum menjadi tempat tujuan untuk memperoleh pendidikan khususnya pendidikan tinggi.

Mahasiswa Indonesia di India saat ini jumlahnya di bawah 200 orang, sangat kecil. Hambatan terbesar tentunya adalah belum terbentuknya image India sebagai tempat tujuan bagi siswa yang ingin memperoleh pendidikan di luar negeri. Adalah tugas pemerintah India untuk berpromosi kiranya mengharapkan peningkatan mahasiswa asing di negaranya.

Setelah Indonesia, kini India menjadi Presidensi G-20. Peran apa yang bisa diberikan Indonesia dalam konteks penyelenggaraan acara penting negara-negara G-20 ini?

Presidensi India di G20 menemui tantangan yang serupa dari adanya perang di Ukraina yang masih juga belum usai. Isu tersebut membuat posisi sejumlah negara sangat berseberangan dan telah mengakibatkan dua pertemuan tingkat menteri di India, yakni Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral pada Februari 2023 serta Menteri Luar Negeri pada Maret 2023, gagal menghasilkan komunike bersama karena tidak adanya konsensus.

Indonesia, sebagai bagian dari Troika G20, terus secara konstruktif mendorong penuh suksesnya Presidensi India di G20, sebagaimana India yang juga mendukung suksesnya Presidensi Indonesia di G20 pada tahun lalu. Presidensi G20 India diharapkan dapat melanjutkan momentum suksesnya G20 di Indonesia dengan adanya konsensus.

Indonesia juga terus bekerja sama dengan India untuk melakukan follow up Bali Leaders' Declaration dan mengimplementasikan G20 Action for Strong and Inclusive Recovery. Terkait dengan hal tersebut, dalam kerangka G20, terdapat 6 proyek konkret antara Indonesia dan India senilai USD 4,68 miliar yang telah disepakati dan guna didorong implementasinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Persoalan HAM Harus Diseles...
Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.