Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Johnson & Johnson Setuju Bayar Kompensasi

📅 Kamis, 06 Apr 2023, 02:15 WIB | Oleh:
Johnson & Johnson Setuju  Bayar Kompensasi Doc: AFP/Mark RALSTON
Ket. Bayar Kompensasi l Kompleks perkantoran perusahaan farmasi Johnson & Johnson yang berada Irvine, California, AS. Pada Selasa (4/4), Johnson & Johnson menyetujui untuk membayar miliar dollar AS kepada puluhan ribu orang setelah ada klaim bahwa produk bedak talek Johnson & Johnson menyebabkan kanker.

NEW YORK - Perusahaan Johnson & Johnson (J&J) pada Selasa (4/4) mengatakan bahwa mereka telah setuju untuk membayar kompensasi senilai 8,9 miliar dollar AS kepada puluhan ribu orang yang mengklaim produk bedak talek perusahaan tersebut menyebabkan kanker. Pembayaran kompensasi itu dilakukan setelah terjadi pertarungan hukum selama lebih dari satu dekade.

"Penyelesaian yang diusulkan akan dibayarkan selama 25 tahun melalui anak perusahaan," kata J&J seraya mengatakan bahwa rencana penyelesaian bukanlah pengakuan kesalahan.

Jika pengadilan kebangkrutan menyetujuinya, perjanjian tersebut akan menyelesaikan semua klaim saat ini dan masa depan yang melibatkan produk bedak J&J seperti bedak bayi, kata perusahaan itu.

Sementara itu sekelompok pengacara yang mewakili hampir 70.000 penggugat menggambarkan kesepakatan itu sebagai terobosan dan kemenangan yang signifikan bagi puluhan ribu perempuan yang menderita kanker ginekologi yang disebabkan oleh produk berbasis bedak J&J.

Banyak penggugat mengklaim bahwa bedak yang digunakan dalam bedak bayi J&J terkontaminasi asbes dan menyebabkan penyakit seperti kanker ovarium dan mesothelioma. Eksekutif J&J sebenarnya telah mengetahui selama beberapa dekade tentang risiko paparan asbes terkait dengan produk bedaknya, termasuk bedak bayi J&J yang terkenal.

Pada 2020, perusahaan J&J mengatakan akan menghentikan penjualan bedak bayi berbahan dasar bedak di AS dan perusahaan itu berencana untuk menghentikan penjualan produk secara global tahun ini, dan sebagai gantinya produk bedak J&J kan menggunakan bedak dari bahan tepung jagung. ST/AFP/NYTimes/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.