Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Inflasi Tahunan Maret Masih di Atas Target

📅 Senin, 03 Apr 2023, 16:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Inflasi Tahunan Maret Masih di Atas Target Doc: ANTARA/HO-Badan Pusat Statistik.
Ket. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers Indeks Harga Konsumen (IHK) Maret 2023 di Jakarta, Senin (3/4/2023).

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (yoy) Maret 2023 mencapai 4,97 persen karena terdapat peningkatan indeks harga konsumen (IHK) dari 108,95 pada Maret 2022 menjadi 114,36. Angka tersebut di atas target pemerintah di kisaran 2-4 persen.

"Berdasarkan komoditas, penyumbang terbesar inflasi tahunan Maret 2023 di antaranya bensin dengan andil 1,09 persen, beras 0,35 persen, dan rokok kretek filter 0,21 persen," ungkap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers Indeks Harga Konsumen (IHK) Maret 2023 di Jakarta, Senin (3/4).

Sementara berdasarkan kelompok pengeluarannya, inflasi tahunan terbesar terjadi pada kelompok transportasi yang mengalami inflasi sebesar 13,72 persen (yoy) dan memberikan andil inflasi sebesar 1,64 persen.

Jika dilihat dari tren, inflasi tahunan pada Maret 2023 menurun dari level 5,28 persen (yoy) pada Januari 2023 dan 5,47 persen (yoy) pada Februari 2023.

Berdasarkan wilayah, dia menyebutkan secara umum dari 90 kota IHK, seluruh kota mengalami inflasi secara tahunan dan terdapat 26 kota mengalami inflasi tahunan yang lebih rendah dari inflasi nasional, serta 60 kota mengalami inflasi tahunan yang lebih tinggi dari inflasi nasional.

Inflasi tahunan Maret 2023 tertinggi terjadi di Kota Tual, Maluku sebesar 7,49 persen (yoy), dengan komoditas penyumbang inflasi di antaranya adalah tarif angkutan udara, bensin, ikan segar, serta nasi dengan lauk. Sementara kota dengan tingkat inflasi tahunan terendah pada bulan lalu yaitu Merauke, Papua sebesar 3,17 persen (yoy).

Dari segi komponen, kata Pudji, inflasi tahunan Maret 2023 disumbang komponen harga diatur pemerintah (administered price) yang mengalami inflasi 11,56 persen (yoy), meski lebih rendah dibandingkan Februari 2023 yang sebesar 12,24 persen (yoy). Komponen ini memberikan andil terbesar, yakni 2,05 persen.

"Tekanan inflasi komponen harga diatur pemerintah secara tahunan masih tinggi, namun menunjukkan tren penurunan sejak Januari 2023," jelasnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan komoditas yang dominan memberikan andil inflasi harga diatur pemerintah selama setahun terakhir yakni bensin, rokok kretek filter, tarif angkutan udara, bahan bakar rumah tangga, dan tarif angkutan dalam kota.

Komponen Inti

Selain itu, komponen inti (core inflation) mengalami inflasi tahunan sebesar 2,94 persen (yoy) atau lebih rendah dibanding Februari 2023 yang sebesar 3,09 persen (yoy), sehingga memberikan andil sebesar 1,92 persen terhadap inflasi. Tekanan inflasi komponen inti secara tahunan terus mengalami penurunan selama tahun ini

Kemudian, sambung dia, komponen harga bergejolak mengalami inflasi sebesar 5,83 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan Februari 2023 yang sebesar 7,62 persen (yoy). Komponen ini memberikan andil sebesar 1 persen terhadap inflasi.

Tekanan inflasi tahunan komponen harga bergejolak (volatile food) juga terlihat lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Adapun komoditas yang dominan memberi andil inflasi harga bergejolak selama setahun terakhir yaitu beras, telur ayam ras, tahu mentah, dan bawang merah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.