Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Panglima TNI Berangkatkan 555 Pajurit Yonif Raider 631/Antang

📅 Sabtu, 01 Apr 2023, 00:07 WIB | Oleh:
Panglima TNI Berangkatkan 555 Pajurit Yonif Raider 631/Antang Doc: Istimewa
Ket. Pemberangkatan 555 prajurit Yonif Raider 631/Antang yang tergabung dalam Satgas pengamanan objek vital Nasional PT Freeport Indonesia, Kamis (30/3).

JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono memberangkatkan 555 prajurit Yonif Raider 631/Antangdengan DansatgasLetkol Inf Dwi Harry Wibowo yang tergabung dalam Satuan Penugasan (Satgas) Pengamanan (PAM) Objek Vital Nasional (Obvitnas) PT. Freeport Indonesia, Kamis (30/3).

Menurut siaran persnya, upacara pemeriksaan kesiapan operasi dan pemberangkatan berlangsung di Lapangan apel Mayonif Raider 631/Antang, Kota Palangka Raya.

Satgas Yonif Raider 631/Antang dipimpin Letkol Inf Dwi Harry Wibowo akan menggantikan Satgas Yonif 405/Surya Kusuma yang sudah melaksanakan operasi pengamanan PT. Freeport Indonesia di Provinsi Papua, kurang lebih selama sembilan bulan.

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono dalam amanatnya menerangkan, PT Freeport Indonesia telah ditetapkan sebagai objek vital nasional yang wajib dilindungi. Perusahaan ini memiliki nilai strategis karena menyangkut hajat hidup orang banyak dan merupakan sumber pendapatan negara.

"Sejak tahun 2018, pemerintah Indonesia telah resmi menjadi pemegang saham terbesar. Kepemilikan ini memberikan keuntungan yang besar bagi pemasukan kas negara dan juga bagi masyarakat Papua," ucapnya.

Lebih lanjut, meskipun kondisi Papua secara umum saat ini relatif kondusif, namun di beberapa wilayah masih terjadi gangguan keamanan dari kelompok bersenjata. Termasuk daerah operasi yang akan ditempati nantinya.

"Oleh karena itu TNI harus hadir untuk membantu pemerintah, dalam upaya percepatan pembangunan kesejahteraan di wilayah Papua," tegas Panglima TNI.

Panglima TNI mengatakan melaksanakan tugas operasi adalah suatu kehormatan dan kebanggaan bagi setiap prajurit TNI. Untuk itu, agar seluruh personel yang tergabung dalam Satgas agar melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya, karena selama 9 bulan penugasan bukanlah tanggung jawab yang ringan.

"Dinamika dan ancaman di daerah operasi membutuhkan kesiapsiagaan secara terus menerus. Saya sangat yakin dan percaya kalian semua mampu menjawab kepercayaan dan amanah besar ini dengan sebaik-baiknya," pungkass Panglima TNI.

Turut hadir pada acara tesebut, yaituAsintel Panglima TNI, Asops Panglima TNI, Danrem 102/Panju Panjung, Gubernur Kalteng, Kapolda Kalteng, Kajati Kalteng, Wakil Ketua I DPRD Kalteng, Waasops Kasad Bid. Siapops, Kabagops Binda Kalteng, Dansat Brimob Polda Kalteng, para Kasi dan Komandan Kodim jajaran Korem 102/Panju Panjung dan Walikota Palangka Raya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.