Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UNICEF Kekurangan Bantuan, Anak-anak Yaman Makin Menderita

📅 Jumat, 24 Mar 2023, 08:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
UNICEF Kekurangan Bantuan, Anak-anak Yaman Makin Menderita Doc: Anadolu
Ket. Anak-anak Yaman di pengungsian.

DUBAI - PBB pada Jumat (24/3) memperingatkan, mereka bisa terpaksa memangkas dukungan untuk anak-anak di Yaman tanpa peningkatan dana. Di Yaman yang dilanda perang, setiap hari puluhan orang meninggal.

"Lebih dari 540.000 anak di bawah usia lima tahun menderita kekurangan gizi akut parah yang mengancam jiwa, satu anak terus meninggal setiap 10 menit karena penyebab yang dapat dicegah," kata badan anak-anak PBB, UNICEF.

"Jika dana tidak diterima, UNICEF mungkin terpaksa mengurangi bantuan vitalnya untuk anak-anak yang rentan," tambahnya dalam sebuah pernyataan yang dirilis menjelang peringatan delapan tahun perang dengan koalisi pimpinan Saudi.

Perang Yaman pecah pada 2014 dan dengan cepat pemberontak Houthi yang didukung Iran merebut ibu kota Sanaa, mendorong pasukan pimpinan Arab Saudi untuk campur tangan mendukung pemerintah di tahun berikutnya.

Pasukan pimpinan Saudi melancarkan serangan pertama mereka terhadap posisi Huthi pada 26 Maret 2015.

Gencatan senjata berakhir tahun lalu, tetapi pertempuran sebagian besar masih tertahan.

Lebih dari 11.000 anak diketahui telah terbunuh atau cacat sejak konflik meningkat pada 2015.

Sebanyak 11 juta anak membutuhkan bantuan kemanusiaan, kata UNICEF.

UNICEF mengatakan membutuhkan 484 juta dolar AS untuk melanjutkan bantuan tahun ini. Tetapi PBB hanya mengumpulkan 1,2 miliar dolar untuk semua lembaganya di Yaman pada konferensi di Swiss bulan lalu, jauh di bawah target sebesar 4,3 miliar dolar.

Kesenjangan pendanaan yang dihadapi UNICEF hingga 2022 menempatkan anak-anak di Yaman dalam risiko.

Pertempuran di Yaman telah memicu tragedi kemanusiaan terburuk di dunia.

PBB mengatakan, lebih dari 21,7 juta penduduk, dua pertiga penduduk Yaman, membutuhkan bantuan kemanusiaan tahun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Tangerang Selatan Aj...

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.