Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Durian Premium dari Tiongkok? Mungkin akan Segera Tersedia

📅 Minggu, 19 Mar 2023, 01:26 WIB | Oleh:
Durian Premium dari Tiongkok?  Mungkin akan Segera Tersedia Doc: Istimewa
Ket. Durian adalah buah impor nomor 1 di Tiongkok, mencapai nilai 4,03 miliar dolar AS tahun lalu dengan total volume impor 825.000 ton.

BEIJING - Setelah lebih dari empat tahun melakukan budidaya, Tiongkok baru-baru ini dilaporkan tengah bersiap untuk panen durian domestik pertamanya pada musim panas ini. Namun itu diperkirakan tidak akan sampai mengancam ekspor durian dari negara lain di Asia Tenggara.

"Sekitar 2,45 juta kilogram durian yang diproduksi di pulau tropis Hainan di Tiongkok selatan akan mulai dijual pada Juni," kata stasiun penyiaran negara,
China Central Television (CCTV).

Dilansir oleh South China Morning Post, di Pangkalan Durian di Sanya, dengan lahan seluas 93,3 hektar berisi pohon durian menghasilkan buah muda, diperkirakan akab menghasilkan 116,64 kilogram per hektar dan perkiraan nilai hasil 6.665 yuan per hektar

Spesialis pertanian dari Asia Tenggara membantu menanam tanaman dan spesialis Tiongkok memperbaiki benih impor agar lebih sesuai dengan kondisi lokal. "Durian diharapkan memiliki kadar gula dan siklus pertumbuhan yang lebih tinggi untuk beradaptasi dengan permintaan pasar," kata CCTV.

Dalam tiga hingga lima tahun ke depan, Sanya diharapkan akan menjadi kawasan industri durian seluas 3.333 hektar, yang diperkirakan akan menghasilkan nilai produksi sebesar 5 miliar yuan (727 juta dolar AS) pada tahun 2028.

Orang Tiongkok dikenal sebagai konsumen yang menggemari durian dari negara-negara seperti Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Tetapi mereka biasanya harus membeli dengan harga tinggi karena biaya transportasi.

Analis mengatakan, durian yang ditanam di Tiongkok dapat menurunkan harga domestik, memperdalam "sirkulasi ganda" dan meningkatkan kerja sama pertanian internasional. Tetapi kunci keberhasilannya adalah apakah konsumen akan menganggapnya enak.

"Kunci pemasaran massal durian dalam negeri adalah tentang kemampuannya meniru rasa durian yang diproduksi di negara asalnya," kata peneliti di Institut Pembangunan Pedesaan di bawah Akademi Ilmu Sosial Tiongkok, Weng Ming.

Menurut Weng, sebagian besar buah tropis di Tiongkok masih diimpor dan rasanya sulit ditiru.

"Buah ara, misalnya, sebagian besar diproduksi di Timur Tengah dan Afrika Utara, dan rasa buah ara dari Shandong, Tiongkok, jauh dari rasa impor," katanya.

Akibatnya, Weng mengatakan langkah Tiongkok untuk menanam durian "pasti tidak akan mempengaruhi industri durian di Asia Tenggara".

Namun, lanjutnya, teknologi budidaya durian Tiongkok yang canggih dapat membuka peluang kerja sama internasional melalui pertukaran teknologi pertanian.

"Kita perlu melihat terobosan ini dari rasa kerjasama daripada persaingan," kata Weng.

Mengapa pemerintah Tiongkok begitu peduli dengan ketahanan pangan?

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

20 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.