Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berdayakan Warga Miskin di Level 'Kalurahan' Salah Satu Solusi Atasi Kemiskinan

📅 Minggu, 19 Mar 2023, 19:52 WIB | Oleh:
Berdayakan Warga Miskin di Level 'Kalurahan'  Salah Satu Solusi Atasi Kemiskinan Doc: KORAN JAKARTA/Eko Sugiarto Putro
Ket. Kanjeng Pangeran Haryo

Ada banyak debat di media mainstream dan juga media sosial, bagaimana mengatasi kemiskinan di DIY. Mengingat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), DIY ternyata justru menempati tempat kedua nasional, kalah tipis dari DKI Jakarta.

IPM adalah indeks yang mengukur capaian pembangunan manusia berbasis sejumlah komponen dasar kualitas hidup yakni Usia Harapan Hidup, Harapan Lama Sekolah, dan Pengeluaran per Kapita.

DIY memimpin Usia Harapan Hidup secara nasional yakni 75,08 tahun. Lalu untuk Harapan Lama Sekolah juga tertinggi di Indonesia yakni 15,56 tahun. DIY hanya kalah di Pengeluaran per Kapita yang jumlahnya Rp 14,48 juta, sedangkan DKI Jakarta Rp 18,92 tahun.

IPM tinggi tapi tingkat kemiskinan juga tinggi, yang artinya, di tengah secara rata-rata penduduk di DIY telah menikmati kue pembangunan, masih ada 11,49 persen yang masih tertinggal.

Dan di DIY, kalurahan adalah kunci untuk mengatasi kemiskinan.

Sebab, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menjadikan reformasi kalurahan atau desa sebagai ujung tombak bagi upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan warga. Itu semua tertuang jelas dan tegas dalam visi-misi kepemimpinan Sultan HB X periode masa jabatan 2022-2027.

Guna mengetahui lebih jauh mengenai upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi DIY dalam mengatasi masalah kemiskinan, wartawan Koran Jakarta, Eko Sugiarto Putro, menemui Kepala Biro Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah (Setda) DIY, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara, Kamis (16/3) lalu. Wawancara berusaha menggali bagaimana sebenarnya kalurahan secara khusus, berperan dalam pengentasan kemiskinan di DIY.

Berikut petikan wawancara Koran Jakarta bersama Kanjeng Yudho (sapaan akrab KPH Yudanegara).

Masalah kemiskinan di DIY mendapat perhatian khusus dari pemerintah Provinsi DIY. Bagaimana Kanjeng soal kemiskinan di DIY?

Soal kemiskinan memang selama ini benar-benar menjadi perhatian utama Ngarsa Dalem Sultan HB X. Jadi tentu itu PR bagi kami semua, baik Pemda DIY, Pemkab/Pemkot, dan Pemerintah Kalurahan.

Banyak dihubungi wartawan soal itu?

Ada beberapa yang menghubungi, tidak semuanya spesifik menanyakan kemiskinan. Fokus kami memang reformasi kalurahan, yang menjadi prioritas Sri Sultan HB X dalam lima tahun ke depan.

Biro Tata Pemerintahan (Tapem) yang bertanggung jawab penuh atas reformasi kalurahan?

Jadi yang perlu dipahami adalah urusan kalurahan ini dikoordinasikan oleh Sekretariat Daerah. Ada tiga hal yang hendak dibenahi, yakni reformasi birokrasi kalurahan dengan leading sector Biro Tapem sebagai pengawas dan pembinanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

48 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.