Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bawaslu Harapkan Anggaran Segera Cair 100 Persen untuk Optimalkan Pengawasan Pemilu

📅 Jumat, 17 Mar 2023, 16:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bawaslu Harapkan Anggaran Segera Cair 100 Persen untuk Optimalkan Pengawasan Pemilu Doc: antarafoto
Ket. Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja

JAKARTA - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja mengharapkan pemerintah segera mencairkan anggaran Bawaslu tahun 2023 secara penuh 100 persen guna mengoptimalkan pengawasan dalam beragam tahapan Pemilu 2024.

"Semoga saja turun (anggaran Bawaslu tahun 2023). Kalau tidak, isu penting pada November (2023) bapak/ibu pasti kampanye, tapi tidak ada yang mengawasi dan menyelenggarakan," ujar Bagja saat menjadi narasumber dalam Seminar Nasional Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI bertajuk "Menyongsong Kontestasi Demokrasi: Mencari Wakil Rakyat yang Bervisi, Bernurani, dan Berparadigma Etis" di Jakarta, Jumat (17/3).

Saat ini, Bagja mengungkapkan anggaran Bawaslu pada tahun 2023 yang baru dicairkan pemerintah sebanyak 60 persen sehingga masih ada anggaran sebesar 40 persen yang belum dicairkan.

Menurut dia, anggaran yang baru dicairkan sebanyak 60 persen itu hanya mampu memenuhi gaji para pengawas ad hoc sampai bulan Oktober 2023.

"Dengan dana yang baru 60 persen turun dari pemerintah untuk pembayaran gaji sampai bulan Oktober 2023, gaji teman-teman panitia pengawas ad hoc karena hampir 40 persen belum turun dari pemerintah," ucapnya.

Bagja menyampaikan selain berguna untuk mengoptimalkan pengawasan Pemilu 2024, maka anggaran Bawaslu bernilai penting mendukung pelaksanaan tugas mereka yang lain, seperti melaksanakan advokasi dan edukasi tentang prinsip pemilu.

"Di antaranya, tugas Bawaslu dalam menjalankan peran dalam advokasi dan edukasi terkait prinsip-prinsip, etika, dan kualitas pemlilu. Bawaslu berperan sebagai agen sosialisasi agar masyarakat memahami pentingnya memilih dan memilih dengan benar," ucap Bagja.

Oleh karena itu, dalam menjalankan tugas-tugas tersebut, ia menekankan Bawaslu membutuhkan anggaran pada tahun 2023 secara penuh sekitar Rp13 triliun.

"Jika ada aksi tanpa logistlik (anggaran), bahaya sekali. Setiap aksi harus ada penganggarannya," tegas Bagja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Jarak Pandang Terbatas, Ban...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.