Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Muhadjir Serukan Revitalisasi dan Pelatihan Vokasi Daerah

📅 Selasa, 14 Mar 2023, 06:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Muhadjir Serukan Revitalisasi  dan Pelatihan Vokasi Daerah Doc: kemenkopmk.go.id

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy, membentuk tim koordinasi revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi daerah guna membangun ekosistem pendidikan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

"Kunci dari kesuksesan seluruh program vokasi adalah partisipasi industri. Semakin besar peran industri maka akan lebih semakin baik kurikulum kita," kata Muhadjir, Senin (13/3).

Menurut Menko PMK, kurikulum pendidikan dan pelatihan kerja kini bisa ditentukan oleh dunia kerja, bukan dari penyelenggara agar peserta nantinya dapat memiliki kemampuan atau keterampilan sesuai yang dibutuhkan dunia kerja.

Pada acara pembentukan tim koordinasi daerah revitalisasi pendidikan dan pelatihan vokasi, Menko PMK mengatakan bahwa tujuan pembentukan tim ini adalah untuk membangun ekosistem pendidikan dan pelatihan vokasi di Kabupaten Batang.

"Jadi sekarang menjadileadingsektor adalah kamar dagang industri (Kadin), kemudian kedua sayapnya ada Kemendikbudristek dan Kementerian Tenaga Kerja RI," tutur dia.

Dikatakan bahwa konteks kurikulum pendidikan dan pelatihan telah berubah dari orientasi pasokan (supply-oriented) menjadi orientasi permintaan (demand-oriented).

"Oleh karena itu, sekarang kurikulum yang menentukan bukan lembaga penyelenggara, namun dunia kerja," ungkap Muhadjir.

Menko PMK pun menjelaskan bahwa strategi yang akan dilakukan untuk mewujudkan tujuan tersebut adalah meningkatkan keunggulan spesifik lembaga pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi, serta peningkatan akses dan mutu.

Selain itu, kata dia, juga relevansi penyelenggaraan pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi, serta peningkatan partisipasi dunia kerja.

Muhadjir lalu meminta pemerintah Kabupaten Batang bisa berkomunikasi dengan Kabupaten Kendal, terutama dalam penyiapan tenaga kerja karena kedua daerah tersebut sama-sama mempunyai kawasan industri.

"Hal itu mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi, maka Kabupaten Batang yang memiliki kawasan industri perlu melakukan koordinasi terkait pembentukan tim itu," pungkas dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Pemerintah Kota Mataram Aja...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.