Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kanada Selidiki Tik Tok, Curiga Data Pengguna Dimanfaatkan Tiongkok

📅 Jumat, 24 Feb 2023, 13:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kanada Selidiki Tik Tok, Curiga Data Pengguna Dimanfaatkan Tiongkok Doc: j-source.ca
Ket. Bendera Kanada dan logo Tik Tok.

OTTAWA - Regulator perlindungan privasi Kanada mengatakan, Kamis (23/2), bahwa mereka telah meluncurkan penyelidikan terhadap media sosial TikTok atas penggunaan dan pengumpulan informasi pribadi penggunanya.

Platform milik Tiongkok ini semakin diawasi oleh Barat, dan langkah Kanada dilakukan hanya beberapa jam setelah Komisi Eropa melarang aplikasi tersebut dari semua perangkat kerja karyawan untuk "melindungi" institusi tersebut.

Kantor Komisaris Privasi Kanada mengatakan telah meluncurkan penyelidikan bersama terhadap TikTok bersama regulator privasi provinsi dari Quebec, British Columbia, dan Alberta.

Penyelidikan dimulai "setelah tuntutan hukum class action yang sekarang diselesaikan di Amerika Serikat dan Kanada, serta banyak laporan media terkait pengumpulan, penggunaan, dan pengungkapan informasi pribadi TikTok," kata regulator tersebut dalam sebuah pernyataan.

Penyelidikan bertujuan untuk menetapkan "apakah praktik organisasi tersebut sesuai dengan undang-undang privasi Kanada."

Regulator privasi mengatakan banyak pengguna jejaring sosial itu lebih muda, dan ada "pentingnya melindungi privasi anak-anak" yang lebih besar.

Platform berbagi video yang sangat populer, dimiliki oleh perusahaan teknologi raksasa Tiongkok ByteDance, telah mendapat pengawasan yang meningkat dari Barat karena kekhawatiran Beijing dapat mengakses data pengguna dari seluruh dunia.

Kongres AS mengeluarkan larangan mengunduh TikTok untuk sebagian besar perangkat pemerintah, yang ditandatangani Presiden Joe Biden pada akhir Desember, dan momentum sedang dibangun di antara anggota parlemen untuk memperluasnya lebih jauh.

Hubungan antara Tiongkok dan Kanada memburuk tajam dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah Kanada menangkap CFO Huawei Meng Wanzhou atas permintaan AS pada 2018.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Roy Suryo Ajukan Praperadil...

Bunga Tinggi The Fed Bikin Mental Rupiah Keder

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Ekonomi
Bunga Tinggi The Fed Bikin ...

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...
Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.