Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ribuan Orang Ukraina dan Rusia Berlindung Sambil Berlibur di Bali

📅 Selasa, 21 Feb 2023, 12:02 WIB | Oleh:
Ribuan Orang Ukraina dan Rusia Berlindung Sambil Berlibur di Bali Doc: AP Photo/Firdia Lisnawati
Ket. Wisatawan menghabiskan waktu di pantai Kuta, Bali. Banyak orang Ukraina dan Rusia telah menjadikan pulau resor ini sebagai tujuan mereka berlindung.

DENPASAR - Rusia dan Ukraina mungkin berperang, tetapi ribuan warganya hidup berdampingan di Bali, Indonesia. Baru-baru ini dilaporkan banyak yang menjadikan pulau itu sebagai tempat berlindung, setelah meninggalkan negara mereka menyusul invasi ke Ukraina yang mendekati satu tahun pada 24 Februari.

Dikutip dari Channel News Asia, dengan konflik yang belum berakhir, tujuan wisata utama Indonesia telah menjadi tempat perlindungan sementara bagi warga dan pelaku bisnis yang mencari pelarian.

Menurut data pemerintah, lebih dari 7.000 orang Ukraina tiba di Bali tahun lalu, dan bulan lalu, ada lebih dari 2.500 kedatangan.

Tahun lalu juga terlihat lebih dari 58.000 orang Rusia tiba di pulau itu. Pada bulan Januari tahun ini, ada lebih dari 22.500 kedatangan, menjadikan Rusia sebagai negara sebagai pendatang asing terbesar kedua bulan itu.

Membangun komunitas di Bali

"Tahun lalu, mereka mencapai puncaknya. Tren meningkat sejak Bali mulai (membuka pintunya) tanpa karantina pada 7 Maret," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjokorda Bagus Pemayun.

"Kenapa Bali? Mungkin meskipun berperang, (turis) meningkat secara signifikan karena memang Bali adalah tempat yang damai. Sangat damai, dan bukannya (di negara masing-masing), mereka tinggal di Bali," terangnya.

Kepala komunitas Ukraina di Bali, yang hanya menyebut namanya sebagai Dmytro, mendapati dirinya dalam masa tinggal yang lama, setelah invasi terjadi saat dia sedang berlibur di pulau itu.

Sekarang, dia sedang membangun komunitas di Bali untuk warga Ukraina lainnya.

"Delapan bulan terakhir, saya hanya fokus pada ini," katanya.

"Tujuan kami masih sama, untuk membantu Ukraina, menemukan cara yang dapat kami bantu, membangun hubungan yang kuat dengan masyarakat setempat, dengan pemerintah setempat, polisi," ujarnya

Bisnis pindah ke Bali

Setelah perang dimulai, salah satu biro perjalanan Ukraina memutuskan untuk memindahkan basisnya ke Bali, dan juga mempekerjakan beberapa orang Ukraina untuk bekerja di sana.

Sementara itu, beberapa warga Rusia juga menawarkan dukungan kepada sesama warganya yang ingin pindah ke Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

46 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.